Equity world, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI) pada perdagangan hari ini, Senin (20/3/2017).

Berdasarkan pengumuman BEI hari ini, Senin (20/3/2017), BEI menyatakan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham FPNI, dalam rangka cooling down, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham FPNI mulai hari ini sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

Suspensi dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham FPNI.

BEI mengingatkan bagi yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Adapun, sebelum dilakukannya suspensi ini, BEI juga menyuspensi perdaganga saham FPNI pada 14 Maret 2017 kemudian dicabut suspensinya pada tanggal yang sama. BEI juga memasukkan saham FPNI ke dalam unusal market activity pada 10 Maret 2017.

Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara 8 saham emiten sejak sesi II perdagangan kemarin lantaran belum membayar denda akibat belum menggelar public expose hingga waktu yang ditentukan.

Berdasarkan pengumuman BEI yang dikutip, Kamis (2/3/2017), disebutkan bahwa sampai dengan 28 Februari 2017 terdapat delapan perusahaan tercatat yang belum melakukan pembayaran denda atas belum dilaksanakannya public expose tahunan 2016.

Sebagai catatan, batas waktu pelaksanaan paparan publik tahunan 2016 adalah 31 Desember 2016. Sehubungan dengan pemenuhan kewajiban paparan publik tersebut, BEI pada periode sebelumnya telah mengenakan sanksi peringatan tertulis dan denda kepada perusahaan tercatat yang belum melaksanakan public expose tahunan 2016,

Adapun, perusahaan tercatat yang tak memenuhi kewajiban akan dikenakan denda yang wajib disetor ke rekening bursa selambat-lambatnya 15 hari kalender terhitung sejak sanksi tersebut dijatuhkan oleh bursa. Apabila tidak membayar, maka BEI dapat melakukan suspensi di pasar reguler sampai dengan dipenuhinya kewajiban pembayaran biaya pencatatan tahunan dan denda tersebut.

Berdasarkan beberapa hal tersebut, maka sejak sesi II perdagangan kemarin, BEI memutuskan untuk melakukan perpanjangan penghentian sementara perdagangan efek di pasar reguler dan tunai untuk 8 perusahaan tercatat tersebut di atas. (sumber: bisnis.com)
Equity world