Equityworld_MedanEquityworld Futures medan : Masuknya maskapai penerbangan murah asal Malaysia, AirAsia di Indonesia pada 2004 lalu telah meramaikan langit Indonesia. Maskapai ini terbilang jeli melihat potensi pasar penerbangan Indonesia yang semakin besar. Khususnya pasar penerbangan murah yang menjadi idola seiring makin besarnya kelompok masyarakat kelas menengah.

Persaingan penerbangan murah atau Low Cost Carrier semakin ketat. Di sektor penerbangan murah ada Lion Air, AirAsia, hingga Citilink. Namun, persaingan panas terjadi antar dua maskapai yakni milik Rusdi Kirana yakni Lion Air dan maskapai yang dinahkodai Tony Fernandes yakni AirAsia.

Genderang perang antara Lion Air dan AirAsia pun terus dibunyikan. Salah satunya keluar dari bos AirAsia Tony Fernandes pada September 2012. Saat itu, Tony secara terang-terangan menyebut bahwa AirAsia adalah pesaing berat Lion Air.

“Kita akan menjadi kompetitif, saya akan menjadi mimpi buruk bagiLion Air di Indonesia,” tegas CEO AirAsia Tony Fernandes.

Apa saja langkah AirAsia untuk menghadapi Lion Air di langit Indonesia? Berikut merdeka.com mencoba merangkumnya.

[bim]