Ada Hawa The Fed Bahas Tapering, Harga Emas Rontok nih

Kilau Emas Dibayangi Rilis Data NFP Amerika Serikat - Market Bisnis.com

PT Equityworld Futures Medan-Harga emas dunia mengalami penurunan cukup tajam menjelang rapat penentuan kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed minggu ini.
Analis Wall Street dalam survei Kitco News terbelah. Mereka yang berpandangan bullish, bearish dan netral terpecah sama besar. Sementara itu investor di Main Street masih cenderung bullish terhadap prospek emas minggu ini.

Mengawali perdagangan perdana minggu ini, harga emas rontok 0,63% ke US$ 1.864,76/troy ons. Untuk pertama kalinya harga emas turun ke bawah US$ 1.875/troy ons dalam tiga minggu terakhir.

Di saat yang bersamaan, indeks dolar yang menjadi rival emas menguat ke level 90,572. Penguatan dolar mencerminkan bahwa pelaku pasar khawatir kalau The Fed bakal mulai mengetatkan kebijakan moneternya.

Melihat data perekonomian AS yang terus membaik, kekhawatiran para pelaku pasar sebenarnya bisa dipahami. Meskipun angka pengangguran masih tinggi, tetapi trennya terus menurun di Negeri Paman Sam.

Di sisi lain inflasi juga terus mengalami kenaikan. Inflasi di bulan April mencapai 4,2%. Sebulan berselang, inflasi Mei tercatat menjadi 5%. Jauh lebih tinggi dari bulan sebelumnya dan lebih tinggi dari konsensus analis di 4,7%.

Untuk mengerem inflasi agar perekonomian AS tidak overheat, bank sentral AS bisa melakukan pengurangan stimulus yang diberikan lewat jalur yang disebut sebagai tapering.

Secara sederhana tapering dimaksudkan untuk menyedot likuiditas yang berlebih dalam sistem keuangan agar nilai mata uang tidak terus terdevaluasi terhadap barang dan jasa sehingga stabilitas harga tetap terjaga.

Pengumuman kebijakan moneter The Fed di pekan ini diperkirakan bisa membuat harga emas naik tajam atau pun merosot lebih jauh sebab masih diwarnai isu tapering.

Tapering atau pengurangan nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE) merupakan “musuh besar” emas. Pada 2013 lalu, harga emas dunia jeblok hingga 45% dari rekor tertingginya saat itu

Jika The Fed mengumumkan sudah membahas mengenai tapering, maka harga emas berisiko merosot, sebaliknya jika mengatakan belum saatnya membahas tapering, emas berpeluang melesat lagi.

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan