Ada Pemula! Mau Investasi di Saham, Coba Simak Tips Ini

Risiko Investasi Saham Yang Harus Anda Pahami | | Diskartes

PT Equityworld Futures Medan- Banyak investor baru kemungkinan akan menaruh uang mereka di saham karena mereka menganggap bahwa saham menawarkan potensi return jangka panjang yang menarik.
Jika Anda memiliki waktu bertahun-tahun untuk berinvestasi, seperti yang dilakukan banyak investor pemula, Anda dapat berinvestasi dalam saham dan melihat nominal dana Anda akan berlipat ganda selama periode waktu tersebut.

Namun Anda mungkin bertanya-tanya apakah saya harus membeli saham individu atau reksa dana ekuitas?.

Meskipun tidak harus menjadi salah satu atau keputusan investasi untuk selamanya, investor pemula sering kali memulainya dengan dana mereka karena lebih fleksibel untuk digunakan.

Berikut ini tips yang bisa anda pelajari dari www.morningstar.com tips berinvestasi saham:

1. Diversifikasi Portofolio Saham

Salah satu risiko jika anda hanya memiliki satu saham di sektor yang sama adalah jika saham tersebut turun, maka hal itu dapat berdampak besar pada tingkat return yang akan didapat secara keseluruhan.

Ini disebut risiko tidak sistematis atau risiko bisnis, Ada kemungkinan bahwa masalah khusus perusahaan seperti manajemen yang buruk, tuntutan hukum atau hal lainnya yang dapat menyebabkan harga saham anjlok secara permanen.

Kabar baiknya adalah Anda dapat meminimalisir risiko ini dengan memiliki tidak hanya satu saham. Hal ini bisa disebut diversifikasi.

Ketika Anda melakukan diversifikasi dengan memiliki banyak saham, kinerja keseluruhan portofolio hanya akan terpengaruh secara minimal oleh beberapa yang berkinerja buruk.

Bagi banyak investor pemula, jalan pintas tersebut adalah keuntungan besar dibandingkan dengan membeli dan meneliti saham di satu sektor saja.

Namun, hal itu juga tidak membuat risiko yang akan terjadi hilang begitu saja. Selain anda memiliki setidaknya dua atau tiga saham yang berbeda, saham perusahaan di beda sektor juga dapat mempengaruhi kinerja portofolio saham anda.

Misalnya, jika tiga saham yang anda miliki sama-sama di sektor properti di masa pandemi virus corona (Covid-19), maka bisa mungkin risiko akan menghampiri, dan akan mempengaruhi kinerja portofolio anda.

Jadi jika anda ingin risiko yang akan terjadi bisa diminimalisir lagi, maka selain anda memiliki beberapa saham di beda perusahaan, sebaiknya juga, saham-saham tersebut juga berbeda sektor usahanya.

Misalkan jika anda mempunyai satu saham di sektor properti, maka satu saham lainnya harus disektor yang tidak terdampak pandemi, seperti bisa di sektor barang konsumsi, telekomunikasi atau di farmasi.

2. Gunakan Analisa Tim Riset Perusahaan Sekuritas Maupun Perusahaan Investasi

Anda juga dapat melakukan pemahaman dini dari risiko yang akan didapat melalui analisa tim riset di masing-masing perusahaan sekuritas ketika anda membuka akun saham di sekuritas tersebut.

Analisa tersebut bisa dari analisa teknikal maupun fundamental. Namun hasil analisa dari tim riset di sekuritas tidak dapat menjadi acuan anda untuk menimalisir risiko yang akan didapat, karena sifatnya sebagai ‘saran’ investasi, tergantung keputusan investasi anda.

3. Diversifikasi investasi

Selain diversifikasi saham, perlunya berinvestasi di selain instrumen saham juga patut diperhatikan agar dapat meminimalisir risiko yang mungkin terjadi.

Hal ini dapat dilakukan dengan diversifikasi investasi, artinya jika anda ingin risiko anda dapat diminimalisir, maka dapat berinvestasi di instrumen selain saham, seperti di reksa dana.

Walaupun ada jenis reksa dana saham, namun jika ingin melakukan diversifikasi investasi, maka anda dapat berinvestasi di jenis reksa dana lainnya, seperti reksa dana pasar uang atau reksa dana pendapatan tetap.

Jadi, intinya keputusan investasi ada di tangan anda, dan tentunya agar risiko bisa di minimalisir (bukan dihilangkan), maka mulailah pandai memilah kebutuhan investasi anda.

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan