Equityworld_MedanPada awal pekan, di akhir bulan September, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,19 persen ke level 5.122,83 poin. Sementara, indeks LQ45 turun 0,28 persen ke level 868,08 poin.

Menurut analyst equity Ascend, Agus Susanto, IHSG cenderung akan menguat pada perdagangan hari ini. Hal ini dikarenakan sentimen positif bursa global yang mayoritas menguat mendorong kenaikan perdagangan pasar Indonesia hari ini.

“Namun, sentimen aksi jual asing yang masih tinggi dan investor yang masih menunggu rilis data industri China yang diekspektasikan relatif menurun, cenderung menahan perdagangan IHSG,” ujar Agus, Jakarta, Senin (29/9).

Dari pasar Asia pada bursa saham hari ini dibuka variatif. Bursa Nikkei 225 menguat 0,42 persen di level 16. 298 poin. Bursa Hangseng turun 1,33 persen ke level 23.363 poin dan Strait Times negatif 0,23 persen pada level 3284,67 poin

Sementara itu, pasar global, Wall Street ditutup menguat. Wall Street kembali menguat pada perdagangan Jumat lalu setelah didorong oleh data positif perekonomian AS yang direvisi tumbuh menjadi 4,6 persen dibandingkan dengan rilis sebelumnya sebesar 4,2 persen atau merupakan pertumbuhan tertinggi sejak tiga tahun terakhir.

Selain itu, indeks sentimen konsumer juga mengalami peningkatan tertinggi sejak 14 bulan terakhir.

Dow Jones meningkat 0,99 persen pada level 17.113,15 poin dengan kenaikan seluruh komponennya. Indeks S&P naik 0,86 persen pada level 1982,85 poin dengan didorong oleh sektor industri. Adapun Nasdaq naik 1,02 persen pada level 4.512,19 poin.

“Namun, selama sepekan Wall Street masih terkoreksi hingga 1 persen lebih,” kata dia.

[bim]