Awal Pekan Bursa Asia Hijau Serentak, Nikkei-KOSPI Melesat

Bursa Saham Asia Menghijau di Pasar Spot

PT Equityworld Futures Medan- Bursa Asia dibuka menghuat pada perdagangan Senin (30/8/2021), di tengah sikap investor yang sedang menunggu rilis kinerja keuangan kuartal kedua tahun 2021 dari perusahaan delivery makanan China, Meituan pada hari ini.
Indeks Nikkei Jepang dibuka melonjak 0,94%, Hang Seng Hong Kong menguat 0,21%, Shanghai Composite China bertambah 0,41%, Straits Times Singapura terapresiasi 0,57%, dan KOSPI Korea Selatan melesat 0,92%.

Investor di kawasan Asia, terutama di China dan Hong Kong sedang menantikan rilis kinerja keuangan kuartal II-2021 dari perusahaan raksasa delivery makanan China, Meituan.

Di lain sisi, perkembangan regulasi terhadap perusahaan teknologi China kembali berlanjut, di mana pihak Beijing dilaporkan sedang mempertimbangkan aturan baru yang akan membatasi perusahaan internet domestik untuk melakukan go public di Amerika Serikat (AS).

Pasar saham Asia juga kembali cenderung mengikuti pergerakan bursa saham AS, Wall Street yang ditutup positif pada perdagangan akhir pekan lalu.

Beralih ke Negeri Paman Sam, bursa Wall Street ditutup cerah pada perdagangan Jumat (27/8/2021) akhir pekan lalu, di mana pidato Ketua bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed), Jerome Powell membawa angin segar pada bursa saham Negeri Paman Sam.

Semua indeks utama Wall Street mengalami kenaikan. Di mana Dow Jones menguat 0,69% ke level 25.455,80, S&P melesat 0,88% ke 4.509,37, dan Nasdaq melonjak 1,23% ke 15.129,50.

Powell menyampaikan pidato tahunannya di simposium bank sentral Jackson Hole. Ia memberi sinyal lagi tak akan buru-buru menaikkan suku bunga, dengan alasan tekanan inflasi saat ini akan bersifat sementara.

Ia juga mengatakan soal bagaimana virus corona (Covid-19) varian Delta tetap menjadi risiko. Namun, ia mengisyaratkan bisa memulai proses pengurangan pembelian obligasi (tapering) besar-besaran tahun ini.

“Kami akhirnya mendengar dari ketua Fed dan pasar menyukainya. Meskipun, dia mengatakan apa yang diharapkan banyak orang, bahwa pengurangan pembelian obligasi dapat dimulai sebelum akhir tahun,” kata Fawad Razaqzada, analis pasar di ThinkMarkets, dikutip dari AFP.

“Komentar Powell ditafsirkan oleh pasar sebagai Ketua The Fed tidak memberikan berita baru, dan orang-orang yang telah bertaruh padanya dengan memberikan beberapa garis waktu pengurangan yang jelas dibiarkan kecewa,” ujarnya lagi.

Hal senada juga dikatakan analis lain dari Bokeh Capital Partners, Kim Forrest. Menurutnya terlihat perbaikan lapangan kerja menjadi fokus sebelum inflasi.

“Berarti tapering dipindahkan ke tempat yang jauh dari yang diantisipasi investor,” katanya

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan