Banjir Pasokan, Minyak Mentah Anjlok Tajam

Equity world – Harga minyak mentah jatuh di sesi Asia pada hari Kamis setelah angka yang solid dan pernyataan terkait sangat membanjirnya pasokan minyak memukul sentimen pasar. Di Bursa Perdagangan New York, minyak mentah WTI untuk pengiriman September anjlok 0,86% menjadi $41,35 per barel.

Semalam minyak mentah berjangka jatuh dalam, memperpanjang sedikit kerugian dari sesi sebelumnya, setelah investor bereaksi terhadap peningkatan tak terduga persediaan minyak mentah AS di minggu lalu dan perkiraan optimis bullish dari OPEC tentang potensi peningkatan pertumbuhan permintaan global di sisa tahun 2016 ini.

Di Bursa Intercontinental (ICE), Minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober goyah antara $44,80 dan $45,73 per barel, sebelum menetap di $44,87, tertekan 0,89 atau 1,98% pada hari ini.

Pada Rabu malam, Badan Administrasi Informasi Energi (EIA) AS mengatakan dalam Laporan Mingguan Status Minyak bahwa persediaan minyak mentah komersial AS meningkat 1,1 juta barel dalam pekan yang berakhir pada 5 Agustus dari minggu sebelumnya.

Pada angka 523,600 juta barel, persediaan minyak mentah AS berada pada tingkat historis tertinggi sepanjang tahun ini. Analis awalnya mengantisipasi hasil berimbang sebesar 1,5 juta barel selama seminggu, tapi harapannya harus disesuaikan menyusul peningkatan 2,09 juta dari American Petroleum Institute pada Selasa malam setelah penutupan

perdagangan. Ukuran yang cukup besar itu menandai terciptanya hasil API terbesar selama tiga bulan terakhir.

Pada saat yang sama, stok di Pusat Minyak Cushing, Oklahoma melonjak sebesar 1,16 juta barel selama seminggu, juga mewakili terbangunnya hasil mingguan terbesar sejak awal bulan Mei. Cushing, titik pengiriman utama minyak NYMEX, adalah fasilitas penyimpanan terbesar di AS. Mengingat latar pasokan saat ini di pasar AS, berkembangnya persediaan berapapun itu dipandang sebagai pesimis bearish harga minyak mentah dengan fasilitas penyimpanan nasional AS tetap berada dalam kapasitas penuh.

Lebih khusus, persediaan jumlah bensin kendaraan turun 2,8 juta barel pekan lalu, sementara persediaan bahan bakar distilasi naik 2,0 juta barel pada pekan ini. Meskipun stok bensin telah menurun lebih dari 6,0 juta barel selama dua minggu terakhir, persediaan di seluruh dunia masih melayang di dekat rekor tertinggi setelah kilang memompa produksi dengan pesat padahal harga minyak mentah rendah secara historis.

Sementara itu, persediaan di wilayah PADD 1, yang terdiri mayoritas pantai timur AS, jatuh sedikit sebesar 0.4 juta ke 70,9 juta barel, tetap di dekat level tertinggi dalam catatan.
Di tempat lain, OPEC mengatakan pada hari Rabu dalam laporan bulanan di bulan Agustus bahwa mereka mengharapkan pertumbuhan permintaan minyak global pada tahun 2016 ini capai rata-rata 1,22 juta barel per hari, meningkat sebanyak 30.000 barel per hari dari perkiraan sebelumnya. OPEC, grup minyak terbesar di dunia, juga menetapkan perkiraan tahun 2017 tidak berubah pada 1,15 juta barel per hari.

Awal pekan ini, Presiden OPEC Mohammed bin Saleh al-Sada berusaha untuk menenangkan pasar dengan mengisyaratkan bahwa produsen top minyak dari organisasi dengan 14 anggota tersebut bisa mendiskusikan pilihan di sela-sela forum energi di Aljazair pada bulan September yang bertujuan menstabilkan harga minyak mentah yang masih rendah.

Di bulan ini, produksi di Arab Saudi meningkat ke rekor tertinggi sebesar 10,67 juta barel per hari lebih besar daripada penurunan produksi Venezuela, yang jatuh ke level terendah 13 tahun sebesar 2,1 juta barel per hari.

Meskipun harga minyak naik tajam dari levelnya di bulan Februari ketika mendarat ke posisi terendah 13 tahun, minyak mentah berjangka masih turun lebih dari 60% dari puncaknya $115 per barel dua musim panas lalu. Beberapa bulan kemudian, OPEC memicu kejutan yang tak terduga dengan keputusan strategis untuk mempertahankan pagu produksinya di atas 30 juta barel per hari, membantu pasar banjir dengan kelebihan pasokan minyak.

Sumber: investing.com

EQUITY WORLD FUTURES

PT Equity World Futures

PT Equity World Futures

 

 

One thought on “Banjir Pasokan, Minyak Mentah Anjlok Tajam

Comments are closed.