Biden Menang Pilpres AS, Bursa Asia Happy! Hang Seng Meroket

Joe Biden Terpilih Sebagai Presiden Amerika Serikat 2020 - Fix MakassarPT Equityworld Futures Medan-Bursa saham Asia kompak dibuka menguat pada perdagangan Senin (9/11/2020) awal pekan ini, seiring dari respons pelaku pasar Asia terkait
Tercatat indeks Nikkei Jepang melesat 1%, indeks Hang Seng di Hong Kong meroket 1,73%, indeks Shanghai China menguat 0,52%, STI Singapura terbang 1,05% dan KOSPI Korea Selatan terapresiasi 0,83%.

Beralih ke barat, Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup mixed cenderung melemah pada penutupan perdagangan Jumat (6/11//9/2020) akhir pekan lalu, di tengah potensi sengketa politik di AS, walaupun Biden sudah menang.

Indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi 67,11 poin atau 0,24% menjadi 28.323,40. S&P 500 turun tipis 0,03% menjadi 3.509,44. Sedangkan indeks NASDAQ Composite menguat tipis 4,30 poin atau 0,04% menjadi 11.895,23.

Pada Minggu, 8 November 2020 pukul 09:38 WIB, Biden memperoleh 290 suara elektoral (electoral college votes) berbanding 214 untuk Trump.

Butuh 270 suara elektoral untuk menjadi pemenang pemilihan presiden sehingga Biden sudah sah menggenggam status sebagai presiden AS terpilih.

“Hasil yang paling mungkin adalah bahwa Demokrat akan mempertahankan kendali DPR dengan Republikan mempertahankan Senat. Ini mungkin berarti kenaikan pajak yang diusulkan Biden tidak akan lolos Senat, tetapi masih akan ada beberapa stimulus fiskal tambahan dan perang perdagangan akan dilonggarkan, “kata Shane Oliver, kepala strategi investasi di AMP Capital Investors Ltd.

Kemenangan Biden sejatinya sudah diperkirakan jauh-jauh hari. Berbagai jajak pendapat mengunggulkan eks wakil presiden pada masa pemerintahan Presiden Barack Obama ini ketimbang Trump.

Tidak hanya itu, investor di pasar keuangan pun sudah memasukkan kemenangan Biden dalam kalkulasi. Istilahnya priced-in, sudah ketaker.

Namun, kemenangan Biden bukanlah menjadi kabar terakhir dari pilpres AS yang cukup baik, di mana Trump masih akan menggugat hasil pilpres ke jalur hukum.

“Joe Biden tidak seharusnya mengklaim jabatan presiden. Saya juga bisa melakukan klaim serupa. Proses legal akan dimulai,” cuit Trump di Twitter.

Hal itu membuat bursa Wall Street pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup bervariasi, karena masih adanya potensi sengketa politik dari pilpres AS ini, apalagi perhelatan yang dilaksanakan empat tahunan sekali tersebut sempat diwarnai kericuhan di tengah aksi unjuk rasa pada Kamis (5/11/2020) malam waktu setempat.

Sementara itu, di kawasan Asia, data yang telah dirilis hari ini adalah data cadangan devisa (cadev) Jepang periode Oktober 2020.

Melansir data dari Trading Economics, cadev Negara Sakura tersebut turun US$ 5,4 miliar menjadi US$ 1,38 triliun.

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan