Equityworld_MedanMinyak mentah Brent memperpanjang penurunan ke level harga terendah sejak 2012 dan West Texas Intermediate diperdagangkan di bawah $ 90 untuk hari kedua di tengah spekulasi bahwa OPEC tidak akan memangkas produksi untuk mengurangi kelebihan pasokan.

Minyak berjangka menglami penurunan sebanyak 0,6 % di London, yang merupakan penurunan untuk hari kelima. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) tidak akan mengurangi produksinya sebelum pertemuan mereka pada 27 November mendatang, bahkan setelah pasokan melebihi permintaan, menurut para ahli. Produksi minyak AS mendekati level tertinggi sejak tahun 1986, data pemerintah menunjukkan. Badan Energi Internasional (IEA) memangkas proyeksi bulan lalu untuk pertumbuhan permintaan pada tahun 2014 dan 2015, mengutip pelemahan prospek ekonomi.

Brent untuk pengiriman November turun sebanyak 53 sen menjadi $ 91,78 per barel di bursa ICE Futures Europe exchange dan berada di $ 92,17 pada pukul 12:37 siang waktu Sydney. Kontrak turun 1,2 % pada 3 Oktober ke $ 92,31, penutupan terendah sejak Juni 2012. Harga Brent turun 17 % dalam tahun ini.

WTI untuk pengiriman November naik 5 sen menjadi $ 89,79 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 7 % di bawah rata-rata 100 hari.

Sumber : Bloomberg