Equityworld Futures Medan – Bursa saham Asia melemah untuk hari kelima dan ringgit Malaysia merosot ke level terendah sejak bulan Juni karena prospek bank sentral global beralih menjadi kurang akomodatif membingungkan investor.

MSCI Asia Pacific berjangka tergelincir ke lima pekan terendah karena penurunan saham di Jepang dan Selandia Baru. Saham berjangka dibayangi oleh kerugian di China, Hong Kong dan Singapura setelah ekuitas AS mencatatkan penutupan terlemah mereka dalam dua bulan. Dolar mempertahankan keuntungan menyusul kenaikan tertajam dalam dua minggu, sementara minyak memperoleh kembali sebagian kerugian di sesi terakhir untuk diperdagangkan mendekati $ 45 per barrel. Obligasi pemerintah Australia dan Selandia Baru turun, mengikuti anjloknya Treasuries AS.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,6 persen pada pukul 09:17 pagi waktu Tokyo setelah Indeks Topix Jepang turun 0,5 persen, sedangkan Indeks S&P/ASX 200 Australia sedikit berubah. Indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru turun untuk sesi kelima.

Kontrak pada Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,7 persen Indeks FTSE China A50 turun 0,2 persen.(frk)

Sumber: Bloomberg