Bursa Asia Menguat di Tengah Penguatan Dolar Karena Naiknya Saham Jepang, China

Bursa Asia Menguat di Tengah Penguatan Dolar Karena Naiknya Saham Jepang, ChinaEquityworld Futures Medan-Bursa saham Asia menguat, memangkas kerugian bulanan terburuk sejak Februari, karena menguatnya saham China dan dolar mempertahankan penguatan terhadap yen di tengah harapan untuk suku bunga AS yang lebih tinggi.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,7 persen menjadi 129,09 pada pukul 17:49 sore di Tokyo. Indeks tersebut turun 1,6 persen dalam bulan ini, yang merupakan terburuk sejak penurunan 1,8 persen pada bulan Februari. Saham-saham di Shanghai melonjak tajam sejak bulan Maret. Indeks Topix Jepang naik 1 persen ke level tertinggi dalam lebih dari sebulan di tengah optimisme pemerintah akan menunda kenaikan pajak penjualan.

Indeks Shanghai Composite naik 3,3 persen, memangkas penurunan bulanan menjadi 0,7 persen, setelah Goldman Sachs Group Inc mengatakan, kemungkinan saham negara akan dimasukkan dalam MSCI Inc.™s global benchmark indexes. Dengan sekitar $ 16 miliar investasi mengalir yang pertaruhkan, regulator China mendorong saham-saham negara yang akan ditambahkan ke MSCI™s global benchmarks.

Bursa saham Shanghai dan Shenzhen pekan lalu mengumumkan pembatasan baru pada penghentian perdagangan perusahaan, yang dilihat oleh pedagang sebagai kendala terbesar untuk inklusi MSCI, sedangkan China Securities Regulatory Commission mengatakan pada 6 Mei lalu bahwa regulator mengakui dan menghormati hak-hak dan kepentingan menguntungkan pemilik sekuritas asing.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,9 persen, sedangkan Indeks Hang Seng China Enterprises dari perusahaan China daratan yang terdaftar di kota naik 0,9 persen.(frk)

Sumber: Bloomberg