Bursa China Melemah Karena PBOC Mempertahankan Kebijakan Moneter

Equity world – Bursa saham China turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari karena bank sentral mengatakan akan mempertahankan kebijakan moneter dengan lebih bijak.

Indeks Shanghai Composite turun 0,4 persen pada pukul 10:30 waktu setempat, setelah naik selama dua hari. Saham China Southern Airlines Co. dan Air China Ltd. turun setidaknya 2,7 persen, dan Great Wall Motor Co. kehilangan 2,5 persen. Future Land Holdings Co. melemah 3,4 persen setelah membukukan rekor kenaikan terbesar dalam dua hari pada Rabu kemarin.

PBOC mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa mereka akan mempertahankan kebijakan moneter yang lebih bijaksana di semester kedua. Pemimpin negara berjanji di akhir bulan lalu untuk mengekang gelembung aset, menurut kantor berita resmi Xinhua, di tengah kekhawatiran dari tindakan keras terhadap penggunaan wealth management products (WMP) untuk berinvestasi di ekuitas.

Saham-saham Hong Kong menguat setelah mencatatkan penurunan terbesar dalam lebih dari lima minggu pada hari Rabu. Indeks Hang Seng naik 0,4 persen, sedangkan indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,3 persen.

Sumber: Bloomberg

EQUITY WORLD FUTURES

PT Equity World Futures

PT Equity World Futures

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat dalam website kami ini hanya bersifat informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari website kami ini. Kami berhak mengatur dan menyunting isi saran atau tanggapan dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menolak isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras.

Simpan