Equityworld Futures Medan – Bursa saham Jepang turun untuk pertama kalinya dalam enam hari karena penguatan yen setelah rilis data AS yang meleset dari perkiraan, menekan prospek pendapatan eksportir.

Indeks Topix turun 0,2 persen menjadi 1,349.53 pada penutupan perdagangan di Tokyo, memangkas kerugian sebelumnya sebanyak 1 persen, dengan produsen otomotif dan alat elektronik berada di antara kelompok industri yang berkontribusi paling besar untuk penurunan. Indeks Nikkei 225 tergelincir 0,4% menjadi 17,012.44. Yen menguat 1,4 persen terhadap dolar pada hari Selasa setelah indeks jasa Institute for Supply Management secara tak terduga turun ke posisi terendah enam tahun dan harapan bank sentral Jepang akan mengambil tindakan yang lebih terkait pelonggaran bulan ini mereda.

Sementara itu, anggota dewan Bank of Japan berjuang untuk mencapai konsensus terkait review kebijakan yang komprehensif yang akan dirilis pada pertemuan bank sentral tanggal 20-21 September, surat kabar Sankei melaporkan, tanpa mengatakan yang memberikan informasi tersebut. Mantan direktur eksekutif BOJ mengatakan bahwa bank sentral akan meninggalkan program stimulus tidak berubah.(frk)

Sumber: Bloomberg