Equityworld_MedanIndeks Standard & Poor 500 melemah setelah sebelumnya mencapai level tertingginya akibat para investor mengkaji komentar dari bank sentral mengenai petunjuk kebijakan moneter ditengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
Indeks S&P 500 melemah sebesar 0.2% ke level 1,988.40 pukul 4 sore waktu New York. Indeks acuan saham tersebut mengakhiri pekan ini dengan mengalami kenaikan sebesar 1.7%, kenaikan tertingginya sejak April lalu. Dow Jones Industrial Average turun sebesar 38.34 poin atau 0.2% ke level 17,001.15. Indeks Nasdaq Composite menguat sebesar 0.1% ke level tertingginya sejak 2000 lalu. Perdagangan saham pada Indeks S&P 500 sebesar 22% dibawah 30 hari rata-rata untuk saat ini.
Ekuitas-ekuitas berfluktuasi setelah Ketua Federal Reserve Yellen menyatakan pada pidatonya pada konferensi ekonomi tahunan Kansas City Federal Reserve di Jackson Hole, Wyoming, juga menyatakan bahwa masih melambatnya bursa tenaga kerja meskipun setelah catat kenaikan selama 5 tahun pemulihan ekonomi. Presiden ECB (European Central Bank) Mario Draghi menyerukan agar pemerintah melakukan upaya lebih guna membantu ekonomi Zona Eropa. (bgs)
Sumber : Bloomberg