Equity world – Bursa saham di China melemah di awal perdagangan setelah investor mencatat kenaikan impor China, tapi ekspor masih lamban.

Komposit Shanghai turun 0,12% setelah data. Di tempat lain, Nikkei 225 turun 0,24% meskipun PDB kuartal kedua lebih baik dari yang diharapkan dan S&P/ASX 200 anjlok 0,91%.

China melaporkan neraca perdagangan surplus $52,05 miliar, lebih sedikit dari $58,00 miliar terlihat di bulan Agustus dengan ekspor turun 2,8%, lebih rendah dari penurunan 4,0% tahun-ke-tahun terlihat dan impor naik 1,5%, mengalahkan harapan pelemahan 4,9% dan membuat kenaikan pertama dalam 22 bulan karena harga komoditas global menunjukkan tanda-tanda rebound.

Sebelumnya, Jepang mengatakan PDB kuartal kedua menunjukkan keuntungan yang mengejutkan 0,2%, dari tingkat mendatar diharapkan kuartal-ke-kuartal dan naik pada laju 0,7% tahun-ke-tahun, jauh di atas kenaikan 0,2% terlihat. PDB kuartal kedua riil direvisi naik dari perkiraan awal 0,048% pada kuartal, mengkonfirmasikan ekonomi telah berfluktuasi tajam, berkontraksi dua kali tahun lalu. Pertumbuhan moderat diperkirakan akan terus berlanjut tetapi belanja konsumen melamban di tengah pertumbuhan upah yang lambat sementara ekspor tetap lemah karena perlambatan global.

Serta, Jepang melaporkan transaksi berjalan tersesuaikan dengan surplus ¥1,45 triliun atau di bawah surplus ¥1,59 triliun terlihat dan transaksi berjalan tak tersesuaikansurplus ¥1,938 triliun, juga di bawah harapan surplus ¥2,09 triliun. Juga di Jepang,pinjaman bank bulan Agustus naik 2,0% tahun-ke-tahun seperti yang diharapkan.

Semalam, bursa saham AS beragam setelah penutupan pada hari Rabu, dengan keuntungan diraup sektor Minyak & Gas, Telekomunikasi dan Keuangan memimpin saham lebih tinggi sedangkan kerugian diderita sektor Barang Konsumen, Bahan Dasar dan Kesehatan memimpin saham lebih rendah.

Pada penutupan di NYSE, Dow Jones Industrial Average menurun 0,06%, sedangkan Indeks S&P 500 kehilangan 0,02%, dan Indeks Komposit NASDAQ bertambah 0,15%.

Sumber: investing.com

EQUITY WORLD FUTURES