Bursa Saham Berguguguran, Cek Bisa Cuan dari Emas Antam?

Ilustrasi Emas Antam. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

PT Equityworld Futures Medan- Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, atau yang dikenal dengan emas Antam naik tipis pada perdagangan Senin (1/2/2021), setelah menurun pada pekan lalu meski tidak besar. Namun, penurunan emas justru terjadi saat bursa saham global sedang merosot.
Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, emas satuan 1 gram hari ini dibanderol Rp 955.000/barang, naik Rp 1.000/gram atau Rp 0,1% dibandingkan harga Sabtu pekan lalu.

Sementara itu satuan 100 gram yang biasa dijadikan acuan naik 0,11% ke Rp 89.712.000/batang atau Rp 897.120/gram.

Sepanjang pekan lalu, harga emas Antam turun 0,31%, mengikuti penurunan harga emas dunia 0,35%. Penurunan emas dunia yang merupakan aset aman (safe haven) justru terjadi saat bursa saham global yang merupakan aset berisiko, mengalami aksi jual masif pada pekan lalu.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street mencatat kinerja mingguan terburuk sejak bulan Oktober.

Di hari Jumat, Wall Street bahkan mengalami aksi jual para, Indeks Dow Jones dan Nasdaq merosot 2%, dan S&P 500 1,93%. Bursa saham Eropa juga mengalami hal yang sama, semua indeks saham utama merosot lebih dari 1,5%.

Sementara itu dari dalam negeri, dalam 5 hari perdagangan tidak sekalipun mengalami penguatan. Total sepanjang pekan lalu, IHSG ambrol 7,05%. Bahkan jika melihat lebih ke belakang IHSG merosot dalam 7 hari beruntun dengan total 8,82%.

Saat bursa saham global sedang merosot, maka harga emas biasanya bisa menguat, sebab pelaku pasar mengalihkan investasinya ke aset-aset aman.

Tetapi yang terjadi, pelaku pasar mengalihkan investasinya ke dolar AS, yang juga aset aman, bukan ke emas. Alhasil, harga emas ikut turun mengiringi kejatuhan bursa saham global.

Meski demikian, hasil survei dari Kitco menunjukkan pelaku pasar masih memprediksi harga emas akan naik di pekan ini.

Dari berbagai analis Wall Street yang disurvei oleh Kitco, sebanyak 56% memberikan outlook bullish untuk pekan ini. Sementara itu investor ritel atau yang disebut Main Street lebih optimis lagi karena sebanyak 64% berpandangan bahwa harga emas masih mungkin naik.

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan