ieKqNmZtSeIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya mampu kembali ke zona positif, meskipun masih belum kembali ke level 4.900. Pagi ini, IHSG dibuka naik 4,26 poin ke 4.889,71.

IHSG dibuka dengan 17 saham menguat, 15 saham melemah, dan 13 saham bergerak stagnan. Pagi ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp25,935 miliar dari 5,777 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 0,41 poin ke 823,47, indeks IDX30 naik 0,32 poin atau 0,1 persen ke 421,70, Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,40 poin ke 0,2 persen ke 657,30, dan indeks MNC36 naik 0,35 poin atau 0,1 persen ke 242,33.

Relitrade Securities dalam risetnya memaparkan, data inflasi Amerika hari ini dan pernyataan the Fed besok masih menjadi perhatian investor global, yang diperkirakan dapat menentukan arah pergerakan pasar ke depannya.

“Dari dalam negeri, BEI akan kedatangan dua emiten baru yaitu Sitara Propertindo dan Magna Finance yang telah memulai penawaran perdananya. Dari industri migas, pemerintah berencana membatasi ekspor gas untuk lebih memenuhi kebutuhan di dalam negeri,” jelas riset tersebut, Selasa (17/6/2014).

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, seperti sektor perkebunan, konsumsi, infrastruktur, manufaktur, tambang perdagangan. Sementara sektor-sektor yang melemah yakni sektor industri dasar, keuangan dan properti.

Sementara di Asia, indeks Nikkei naik 61,24 poin atau 0,41 persen ke 14.994,53, indeks Hang Seng merosot 117,69 poin atau 0,51 persen menjadi 23.182,98, dan indeks Straits Times melemah 0,33 poin menjadi 3.279,33.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp825 ke Rp53.800, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp75 ke Rp5.375, dan saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp125 ke RP14.075.

Sedangkan saham-saham yang berada dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp125 menjadi Rp10.900, saham PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 menjadi Rp7.200, dan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp50 menjadi Rp29.600. (mrt)