Equityworld_MedanEquityworld Futures Medan : Dolar pangkas penurunan tiga hari setelah penjualan ritel AS naik tajam dalam delapan bulan, bukti lebih lanjut dari penguatan ekonomi karena Federal Reserve mempertimbangkan kenaikan suku bunga pertama sejak tahun 2006.

Greenback menguat terhadap sebagian besar mata uang utama setelah jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran merosot ke level terendah dalam tiga pekan sebelum bank sentral melekukan pertemuan tanggal 16-17 Desember. Yen turun untuk pertama kalinya dalam empat hari setelah Partai Liberal Demokrat Perdana Menteri Shinzo Abe telah siap untuk melakukan pemilihan kembali akhir pekan ini. Krone Norwegia tergelincir di bawah 9 Krone per euro untuk pertama kalinya sejak 2009 terkait pemotongan suku bunga yang tak terduga. Rubel Rusia melemah menuju rekor akibat penurunan dalam mata uang emerging market.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, naik 0,7% menjadi 1,118.93 pada pukul 02:29 siang waktu New York, setelah turun ke level 1,108.21, level terendah sejak 2 Desember yang lalu.

Yen melemah 1,3% menjadi 119,33 per dolar setelah melonjak sebesar 3% tiga hari sebelumnya. Terhadap Euro, mata uang Jepang tersebut terdepresiasi 0,7% menjadi 147,75 per euro. Sementara dolar menguat 0,5% menjadi $ 1,2382 per euro.(frk)

Sumber : Bloomberg