Equityworld_MedanDolar menuju kenaikan pekan ketiga terhadap euro, terpanjang dalam dua bulan terakhir, seiring tanda-tanda pemulihan yang berkelanjutan ekonomi AS meningkatkan spekulasi Federal Reserve bergerak menuju menaikkan suku bunga.

Indeks Spot Dollar Bloomberg mendekati level terkuat sejak Maret lalu pasca ekonom mengatakan rilis data hari ini akan menunjukkan pengusaha AS mendorong pekerjaan dan The Fed mengukur tingkat inflasi berada di dekat level tertinggi sejak 2012 lalu. Dolar naik untuk hari 11 terhadap yen, terpanjang sejak 2001 lalu. dolar Australia menuju kerugian mingguannya karena data industri menunjukkan kinerja manufaktur China tumbuh kurang dari perkiraan sebelumnya. Mata uang Asia jatuh, dipimpin oleh peso Filipina dan won Korea Selatan.

Dolar stagnan pada level $1,3388 per euro pukul 11:06 di Tokyo, setelah naik sebesar 0,3 persen pekan ini, ditetapkan kenaikan mingguan pertama dalam tiga pekan terakhir sejak periode yang berakhir 23 Mei lalu. Mata uang AS naik sebesar 0,1 persen menjadi 102,86 yen, memperluas gain pekan ini menjadi 1 persen. Euro sedikit berubah pada level 137,71 yen.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, naik kurang dari 0,1 persen ke level 1,022.10. Dolar telah melonjak 0,8 persen pekan ini. (izr)

Sumber: Bloomberg