Equityworld_MedanDolar menguat terhadap mata uang utama, sementara sebagian besar saham Asia turun setelah saham Australia tergelincir jelang ulasan suku bunga oleh bank sentral. Corp berjangka terkoreksi setelah platinum dan paladium memperpanjang kenaikan.

Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,2% pada pukul 10:19 pagi di Tokyo, setelah kemarin turun 0,9% dari tertinggi empat tahun. Dolar Selandia Baru turun 0,3% setelah mata uang Australia turun 0,2%. Lebih banyak saham yang turun dalam Indeks MSCI Asia Pacific, yang sedikit berubah jelang Bank of Japan mengeluarkan pernyataan kebijakan moneter. Indeks S&P/ASX 200 turun 1,3% di Sydney, sementara Samsung Electronics Co. memimpin saham Korea lebih tinggi. Indeks Standard & Poor 500 turun 0,1%. Saham komoditi (gandum & jagung) turun untuk pertama kalinya dalam lima hari terakhir. Platinum naik untuk hari kedua.

BOJ diproyeksikan akan menjaga rekor stimulus tidak berubah pada hari ini, setelah investor menunggu kesimpulan dari program pembelian aset oleh Federal Reserve, berada di jalur untuk mengakhiri pembelian pada bulan ini di tengah membaiknya ekonomi AS. Australia diprediksi akan mempertahankan suku pada rekor rendah, sebelum rilis risalah pertemuan The Fed besok, saat Alcoa Inc. secara tidak resmi telah memulai musim laba di AS. Demonstran di Hong Kong menunjukkan tanda-tanda mereda setelah demonstran pro-demokrasi dan pemerintah sepakat untuk melakukan pembicaraan.(frk)

Sumber : Bloomberg