brtfund_DollarDolar menuju penurunan mingguan terbesar terhadap yen sejak April lalu menjelang ketua Federal Reserve Janet Yellen memberikan keterangannya kepada anggota parlemen pekan depan dan seiring pelaku pasar memangkas spekulasi bank sentral yang akan menaikkan tingkat suku bunga.

Indeks dolar itu siap untuk penurunan mingguan keempat dalam lima pekan terakhir pasca risalah rapat the Fed Juni gagal untuk memberikan wawasan tambahan pada laju kenaikan tarif dan volatilitas rekor terendahnya yang mendorong permintaan untuk aset berimbal hasil lebih tinggi. Yen mendekati level tertingginya dalam lima bulan terakhir terhadap euro setelah perusahaan perbankan portugal gagal melakukan pembayaran hutang jangka pendek, ini meningkatkan permintaan terhadap aset haven. Won Korea Selatan jatuh untuk hari keenam di tengah spekulasi bank sentral akan memangkas suku bunganya.

Dolar sedikit berubah pada level 101,27 yen pukul 06:55 pagi di London pasca turun sebesar 0,8 persen pekan ini, terbesar sejak periode yang berakhir 11 April lalu. Mata uang AS ditransaksikan di level $1,3599 per euro dari level $1,3609 kemarin. Yen terapresiasi sebesar 0,1 persen ke level 137,72 per euro pasva naik ke level 137.50 kemarin, terkuat sejak 6 Februari lalu. (izr)

Sumber: Bloomberg