Equityworld Futures Medan : Dolar memperpanjang kenaikan, dengan yen diperdagangkan di dekat level terlemah dalam 7 1/2 tahun, dan indeks ekuitas berjangka AS mengisyaratkan rebound setelah menghapus keuntungan dalam tahun 2015. Saham-saham China memangkas keuntungan jelang rilis data penjualan ritel dan produksi industri.

Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,1% pada pukul 12:48 siang di Tokyo, setelah greenback di beli 121,36 yen dan menyentuh level terkuat terhadap euro sejak April 2003. Indeks S&P 500 berjangka naik 0,3% setelah indeks tersebut turun 1,7% kemarin. Indeks Shanghai Composite naik 0,3%. Indeks produsen material dalam Indeks MSCI Asia Pacific sedang menuju penurunan ketujuh berturut-turut setelah indeks harga komoditas turun ke level terendah enam minggu.

Penguatan data pekerjaan AS adalah pemicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin mengindikasikan kenaikan suku bunga lebih awal pada pertemuan minggu depan. Hal tersebut membuat indeks dolar Bloomberg melonjak sekitar 2 persen minggu ini sedangkan sisanya dari negara ekonomi utama dunia yang berjuang untuk mempertahankan pertumbuhan. Patokan indeks saham China, indeks dengan performa terbaik di dunia tahun 2014, sedikit berubah pada bulan ini karena data ekonomi memberikan gambaran beragam di tengah upaya oleh anggota parlemen untuk menyeimbangkan perekonomian ke lintasan pertumbuhan yang lebih lambat dan lebih berkelanjutan.(frk)

Sumber : Bloomberg