riau24_nvhmb_19837Dollar diperdagangkan mendekati level terendahnya dalam hampir 6 pekan terakhir terhadap yen akibat pemulihan ekonomi AS yang dinilai belum menyeluruh sehingga menyebabkan imbal hasik obligasi Treasury AS berada pada level terendahnya dan mengurangi ketertarikan aset relatif kepada obligasi pemerintah Jepang.
Kemarin Dollar terhadap mayoritas mata uang lainnya ditutup pada level 8 pekan terendahnya setelah Indeks Citigroup Inc. menunjukkan bahwa data ekonomi AS tidak dapat melampaui dari perkiraan sebelumnya menjelang rilis data pekerjaan pada pekan ini. Dollar Australia diperdagangkan mendekati level tertingginya dalam 3 bulan terakhir menjelang bank sentral Australia menetapkan kebijakan dan menjelang rilis aktifitas manufaktur China, yang merupakan mitra dagang terbesar Australia.
Dollar diperdagangkan pada level 101.41 yen pukul 9:44 pagi waktu Tokyo dari level kemarin 101.33, saat mencapai level 101.24, merupakan level terendah sejak 21 Mei lalu. Dollar berada pada level $1.3692 per euro. Sementara euro berada pada level 138.84 yen dari level kemarin 138.74.
Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang mencatat dollar terhadap 10 mata uang lainnya berada pada level 1,003.77 dari level 1,003.34, level penutupan terendah sejak 6 Mei lalu.
Imbal hasil obligasi Treasury AS dengan tenor 10 tahun flat sebesar 2.53% mengikuti penurunan 50 basis poin sepanjang tahun 2014 ini. (bgs)
Sumber : Bloomberg