Equityworld_MedanDollar diperdagangkan naik sebesar 0.5% dari level tertingginya dalam hampir 8 bulan terakhir terhadap yen menjelang rilis data yang diperkirakan akan jumlah tenaga kerja AS mencatat kenaikan, sehingga menaikkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan acuan suku bunga.
Dollar AS terhadap mayoritas mata uang lainnya mendekati level 7 bulan tertingginya setelah para analis memprediksi bahwa rilis laporan hari ini akan menunjukkan kenaikan yang berlanjut pada industri sektor jasa. Sementara euro diperdagangkan sebesar 0.3% dari level terendahnya dalam setahun terakhir menjelang pertemuan ECB (European Central Bank) hari ini. BOJ (Bank of Japan) hari ini juga akan mengumukan hasil pertemuannya. Kemarin ruble Russia naik setelah Presiden Vladimir Putin menyepakati dengan koleganya Ukrainia terkait upaya gencatan senjata di Ukraina Timur.
Dollar berada pada level 104.85 yen pukul 8:48 pagi waktu Tokyo setelah kemarin menyentuh level 105.31, level tertinggi sejak 10 Januari lalu. Dollar berada pada level $1.3150 per euro setelah tanggal 2 September lalu catat gain ke level $1.3110, level tertinggi sejak 6 September tahun lalu. Euro dibeli 137.88 yen dari level 137.80 di New York.
Indeks Spot Dollar Bloomberg yang mengukur mata uang dollar terhadap 10 mata uang lainnya, berada pada level 1,032.05 setelah kemarin naik ke level 1,035.06, level yang tak tercapai sejak 23 Januari lalu. (bgs)
Sumber : Bloomberg