1235277-kum--rupiah-melemah--780x390Dollar AS diperdagangkan pada 0,3 persen dari level terendah dalam tujuh pekan terakhir terhadap yen sebelum Ketua Federal Reserve Janet Yellen memberikan kesaksian kepada anggota parlemen AS besok.

Indeks dollar berada pada 0,3 persen dari level terendah lebih dari satu pekan terakhir seiring dengan perdebatan kebijakan AS dalam meningkatkan biaya pinjaman. Euro turun terhadap 16 mata uang lainnya pada pekan lalu, sebelum Ketua Bank Sentral Eropa Mario Draghi berbicara hari ini dan jelang rilis data pada pekan ini yang mungkin mengkonfirmasikan inflas disesuaikan dengan laju paling lambat dalam lebih dari empat tahun terakhir.

Dollar berada di level 101,39 yen pada pukul 09:06 pagi di Tokyo dari level 101,30 pada akhir pekan lalu. Dollar sempat menyentuh level 101,07 yen pada tanggal 10 Juli, yang merupakan level terlemah sejak tanggal 21 Mei lalu. Dollar AS diperdagangkan pada level $ 1,3603 per euro turun 0,1 persen ke level $ 1,3608 pada pekan lalu.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak Dollar AS terhadap 10 mata uang lainnya, sedikit berubah pada level 1,007.17. Indeks tersebut turun ke level 1,004.21 pada tanggal 10 Juli.

Yellen akan memberikan kesaksian kebijakan moneter per tahun jelang senat Komite Perbankan besok dan Komite House Financial Services pada hari berikutnya.

Ketua The Fed Philadelphia Charles Plosser mengatakan dalam sebuah wawancara televisi Bloomberg pekan lalu bahwa bank sentral AS berisiko kehilangan kredibilitas dengan menunggu terlalu lama untuk menaikkan tingkat suku bunga. Dalam sambutan yang berbeda oleh ketua the Fed Chicago, Charles Evans dan Atlanta, Dennis Lockhart membantah bahwa inflasi yang rendah dan mengendurnya pasar tenaga kerja akan memungkinkan bank sentral untuk menunggu sampai paruh kedua tahun 2015 atau 2016.

Pada tanggal 11 Juli Pedagang melihat kemungkinan 39 persen para pembuat kebijakan yang akan menaikan tingkat suku bunga acuan the Fed pada bulan Juni lalu, menurut rilis data berjangka yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Hal tersebut turun sebesar 49 persen dari  peluang yang terlihat pada tanggal 4 Juli lalu. (knc)

Sumber: Bloomberg