2013-08-19_11-29-46-stimulus-700x357Dolar naik ke level tertinggi dalam satu pekan terakhir terhadap euro sebelum Federal Reserve merilis notulen pertemuan terakhir pekan ini di tengah spekulasi kenaikan tingkat suku bunga.

Index Spot Dollar Bloomberg menahan keuntungan mingguan terbesar dalam  enam pekan terakhir sebelum Presiden Richmond The Fed Jeffrey Lacker dan Minneapolis Narayana Kocherlakota akan berbicara besok. Pound naik ke level tertinggi pada 22 bulan terakhir terhadap euro sebelum Bank of England mengadakan kebijakan pada tanggal 10 Juli mendatang. Mata uang Australia turun terhadap 13 dari 16 mata uang utama seiring Managing Director Dana Moneter Internasional Christine Lagarde mengisyaratkan mengurangi pertumbuhan global lembaga.

Dollar AS sedikit berubah pada level $ 1,3588 dari level 4 Juli lalu pada pukul  09:09 pagi di Tokyo pasca  menyentuh level $ 1,3584, tertinggi sejak tanggal 26 Juni lalu. Dollar AS ditransaksikan pada level  102,11 yen dari level 102,06. Euro stabil pada level 138,75 yen.

Index Spot Dollar Bloomberg, yang melacak Dollar AS terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah dilevel 1,007.66, menahan kenaikan 0,2 persen dari pekan lalu yang merupakan terbesar lima hari terakhir sejak tanggal 23 Mei lalu.

Pound berada pada level 79,23 pence per euro setelah naik 79,18, terbesar sejak bulan September 2012. Dolar Australia turun 0,1 persen menjadi 93,57 sen AS. (knc)

Sumber : Bloomberg