Ekonomi di AS Menguat Terkait Pengeluaran Konsumen Dan Sektor KonstruksiEquityworld Futures Medan : Ekonomi terbesar dunia memperluas perekonomiannya lebih dari perkiraan sebelumnya pada kuartal kedua, didorong oleh kenaikan belanja konsumen dan konstruksi yang dapat membantu AS menahan perlambatan global.

GDP naik sebesar 3,9 persen untuk tingkat tahunan, dibandingkan dengan estimasi sebelumnya yaitu sebesar 3,7 persen, angka tersebut ditunjukan oleh Departemen Perdagangan hari ini di Washington. Perkiraan rata-rata dari 76 ekonom yang disurvei Bloomberg menyerukan kenaikan sebesar 3,7 persen.

Perekrutan tenaga kerja yang kuat, bensin lebih murah dan harga rumah yang lebih tinggi mungkin akan mempertahankan pembelian rumah tangga, yang telah menyumbang sekitar 70 persen dari perekonomian. Yang membantu meningkatkan performa The Fed Janet Yellen Chair bahwa AS akan mengatasi dampak dari stagnannya pasar luar negeri dan fluktuasi pada pasar keuangan serta komoditas global.

“Permintaan konsumen berjalan pada kecepatan yang sehat, didorong oleh sektor tenaga kerja dan pertumbuhan pendapatan,” Guy Lebas, kepala strategi pendapatan tetap mengatakan pada Janney Montgomery Scott LLC di Philadelphia, sebelum laporan tersebut. “Ekspansi berlanjut di tahun 2015.”

Perkiraan ekonom untuk GDP, nilai semua barang dan jasa yang dihasilkan, berkisar dari 2,7 persen menjadi 4,1 persen.

Revisi ke atas terutama didorong oleh penerimaan lebih besar dalam belanja konsumen dan investasi bisnis dalam konstruksi komersial dan perumahan.

Ekonomi mengalami rebound pada kuartal terakhir setelah tumbuh pada kecepatan 0,6 persen dari Januari sampai Maret di tengah cuaca musim dingin yang hebat, perselisihan antar buruh di pelabuhan Pantai Barat dan mundurnya investasi energi industri pasca melemahnya harga minyak.(mrv)

Sumber: Bloomberg