Equityworld_MedanEquityworld Futures medan : Ekspor Jepang naik lebih dari perkiraan pada bulan Februari, mendukung kebangkitan negara tersebut dari resesi tahun lalu.

Pada hari Rabu kementerian keuangan mengatakan, nilai pengiriman ke luar negeri naik 2,4% dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan perkiraan rata-rata untuk peningkatan 0,3%. Sementara itu, impor Jepang mengalami penurunan 3,6%, menyisakan defisit perdagangan sebesar 424.6 miliar yen ($ 3.5 miliar).

Ekspor merupakan titik terang yang sedang berkembang dalam perekonomian yang masih berjuang dengan lemahnya pengeluaran konsumen dan bisnis. Penurunan harga minyak membantu mengecilkan defisit, yang membengkak setelah Jepang meningkatkan pembelian bahan bakar fosil dari luar negeri pasca bencana Fukushima tahun 2011 silam.

Pengiriman kendaraan bermotor, bagian kelistrikan seperti semikonduktor dan mesin pengerjaan logam memberikan kontribusi terhadap kenaikan ekspor Jepang pada bulan Februari. Ekspor ke AS naik 14% dari tahun lalu, sementara penjualan ke China turun 17%.

Penurunan harga minyak menguntungkan importir energi asal Jepang, dengan harga minyak mentah brent yang turun sekitar 53% sejak puncaknya pada bulan Juni tahun lalu.

Produk domestik bruto (GDP) meningkat menjadi 1,5% dalam basis tahunan selama tiga bulan sampai bulan Desember dari kuartal sebelumnya, setelah menyusut dalam dua kuartal terakhir.(frk)

Sumber: Bloomberg