Emas Dunia Lagi Tren Naik, Emas Antam Kok Malah Turun?

Harga Emas Dunia Turun dalam 3 Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

PT Equityworld Futures Medan- Meredupnya spekulasi tapering membuat harga emas dunia membukukan penguatan 4 hari beruntun Senin kemarin. Tetapi hal tersebut masih belum berdampak pada harga emas Antam yang justru turun dalam 2 hari terakhir walaupun tipis-tipis.
Emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. ini dijual Rp 939.000/batang untuk ukuran atau berat 1 gram. Harga tersebut turun Rp 2.000 atau 0,21% dibandingkan Senin kemarin, melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com.

Emas dengan ukuran 100 gram yang biasa dijadikan acuan hari ini dibanderol Rp 88.112.000/batang atau Rp 881.120/gram, turun 0,23%.

Harga tersebut belum termasuk pajak 0,9% bagi pembelian tanpa NPWP. Sementara jika menggunakan NPWP pajak dikurang setengahnya menjadi 0,45%. PT Antam menjual emas batangan ini mulai satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Kemarin, emas dunia berhasil menguat 0,27% ke US$ 1.791,612/troy ons berkat meredupnya spekulasi tapering atau pengurangan nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE) oleh bank sentral AS (The Fed).

Nilai QE saat ini sebesar US$ 120 miliar/bulan, jika tapering dilakukan maka nilainya akan dikurangi secara perlahan menjadi misalnya US$ 110 miliar/bulan kemudian turun lagi menjadi US$ 100 miliar/bulan, begitu seterusnya hingga selesai.

Setelah tapering selesai, maka suku bunga akan dinaikkan. Kebijakan tersebut dikatakan sebagai pengetatan moneter, yang menurunkan jumlah uang yang beredar di perekonomian, serta meredam laju inflasi.

Baca: Simak 8 Kabar Pasar Ini, Ada Beberapa Aksi Korporasi Penting
Hal tersebut merupakan kabar buruk bagi emas.

Tapering pernah terjadi di 2013 lalu, yang membuat harga emas dunia memasuki tren menurun dalam periode yang panjang.

Meredupnya ekspektasi tapering saat ini membuat emas dunia mampu terus menguat, tetapi belum diikuti emas Antam. Sebabnya, kenaikan emas dunia masih belum besar, dan nilai tukar rupiah yang menguat cukup tajam, 0,37% kemarin.

Emas dunia dibanderol dengan dolar AS, ketika rupiah menguat harganya menjadi lebih murah ketika dikonversi ke Mata Uang Garuda. Selain itu ada juga faktor supply-demand, yang biasa membuat harga emas Antam tidak searah dengan emas dunia

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan