Equityworld_MedanEmas naik setelah turun ke level terendah tahun ini kembali memikat pembeli dari China pasca istirahat perdagangan selama seminggu, sementara investor menunggu risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve. Platinum memperpanjang rally dari level terendah lima tahun.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,5% ke level $ 1,214.85 per ons, dan diperdagangkan di level $ 1,213.75 pada pukul 02:17 siang di Singapura, menurut Bloomberg generic pricing. Bullion turun pada 6 Oktober ke level $ 1,183.24, level terendah sejak 31 Desember. Platinum menguat untuk hari ketiga setelah Rusia dan Afrika Selatan siap untuk bertemu dalam membahas cara-cara untuk buoy prices.

Emas didukung setelah pasar di China yang dibuka setelah ditutup dari tanggal 01-07 Oktober, menurut Victor Thianpiriya, seorang analis dari Australia & New Zealand Banking Group Ltd. Permintaan di India diatur untuk naikl jelang festival Diwali pada 23 Oktober mendatang, menurut Mark Keenan, kepala riset komoditas Asia dari Societe Generale SA. China menyalip India sebagai konsumen terbesar tahun lalu.

Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,3% jelang The Fed merilis risalah pertemuan 16-17 September, saat pembelian obligasi bulanan dipangkas untuk ketujuh kalinya dan para pembuat kebijakan terus janji untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol untuk “waktu yang dirasa cukup.” Emas juga naik setelah Indeks MSCI All-Country World menuju penutupan terendah sejak bulan April pasca Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas prospek untuk pertumbuhan global tahun 2015.(frk)

Sumber : Bloomberg