Equityworld_MedanHarga emas stabil di Asia, melanjutkan keuntungan semalam karena ketidakpastian politik dan ekonomi.

Di Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $ 1,222.80 per troy ounce, naik 0,12% setelah mencapai level terendah semalam di $ 1,207.40 dan tertinggi pada $ 1,225.10.

Semalam, emas berjangka naik karena investor mencari perlindungan di logam mulia di tengah krisis pasar saham global, harga bergerak memotong pernyataan hawkish dari Federal Reserve yang memperkuat dolar.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,220.29 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,213.08 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,224.55 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,227.50 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,234.71.

Pasar saham jatuh pada Kamis di tengah berita Rusia akan mempertimbangkan proposal yang memungkinkan Moskow untuk menyita aset asing, yang membuat ketakutan investor di seluruh dunia.

Sebuah RUU yang merespon terhadap sanksi Barat atas dugaan campur tangan dalam konflik Ukraina, dikirim ke parlemen Rusia Rabu.

Di tempat lain, saham Apple jatuh di tengah kekhawatiran iPhone baru mungkin rentan terhadap gangguan, bermasalah upgrade pada hardware dan software, yang mengirim saham teknologi jatuh dan membawa indeks jatuh lebih dalam.

Komentar hawkish dari Federal Reserve mendorong dolar dan memungkinkan terjadinya fluktuasi dalam perdagangan.

Presiden Federal Reserve Dallas Richard Fisher, mengatakan bank sentral AS mungkin mulai menaikkan suku bunga acuan sekitar musim semi tahun 2015, lebih awal dari ekspektasi pasar.

Sementara Fed telah menyatakan program pembelian obligasi akan dihentikan pada bulan Oktober, ketidakpastian mengenai kapan kenaikan suku bunga dapat dimulai pada tahun 2015.

Bank sentral Rusia telah meningkatkan cadangan emas pada bulan Agustus ketika Meksiko dan Republik Ceko memangkas kepemilikan emas menurut data dari Dana Moneter Internasional. Republik Kyrgyz, Kazakhstan dan Azerbaijan juga terlihat telah menambah cadangan emas menurut angka dari situs IMF.

Setelah harga emas bergerak reli pada semester pertama tahun ini yang mengalahkan investasi di bidang komoditas, ekuitas dan obligasi. Saat ini harga logam emas sedang menuju penurunan kuartalan pertama di tahun 2014. Permintaan emas sebagai perlindungan kekayaan telah terkikis oleh prospek ekonomi AS yang terus menguat dan membantu pergerakan reli dolar serta indeks Standard & Poor 500 yang melonjak ke rekor tertinggi pada bulan ini.

Harga Emas jatuh ke harga terendah delapan bulan pada minggu ini setelah Federal Reserve pada 17 September terkait prospek suku bunga AS yang akan naik dan membuat permintaan emas sedikit tertahan untuk lindung nilai inflasi.

Investor juga tidak mengabaikan perkembangan yang terjadi di pasar emas China karena tampaknya pemerintah China sangat memahami, pentingnya emas sebagai investasi dan pendukung untuk mata uang di masa depan.

Perkembangan penting di pasar emas China dalam jangka panjang terlihat membaik. Apalagi ketika bursa Shanghai Gold Exchange (SGE) diluncurkan pada tanggal 18 September yang membuat sesi perdagangan malam dan memungkinkan investor asing untuk mendapatkan akses langsung ke pasar emas.

Perak untuk pengiriman Desember datar di $ 17,502 per troy ounce. Tembaga berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,13% pada $ 3,032 per pon.