Equity World Medan – Mayoritas bursa Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup pada posisi flat pada perdagangan Kamis waktu setempat (4/5/2017 atau Jumat waktu Indonesia barat. Penurunan saham-saham energi menahan kenaikan di berbagai indeks di AS.

Sektor energi turun 2 persen dan melemahkan indeks Dow Jones Industrial Average. Dow Jones ditutup turun 6,43 persen atau 0,03 persen menjadi 20.951,47. Penurunan saham Caterpillar dan Chevron menjadi mover bagi pelemahan tadi malam.

Indeks S&P 500 menguat tipis dengan kenaikan 1,39 poin atau 0,06 persen menjadi 2.389,52, sementara Nasdaq bertambah 2,79 poin atau 0,05 persen menjadi 6.075,34.

Harga saham energi menurun akibat tertekan harga minyak yang terjun menjadi 46 dollar AS per barel. Ini merupakan harga terendah selama lima bulan terakhir, setelah AS mengumumkan penurunan pasokan namun tak sebesar perkiraan pasar.

“Energi dan komoditas, secara umum menjadi penyebab pelemahan pasar saham. Ada juga pertanyaan bagaimana pemerintahan Trump menyelesaikan dua hal ini,” kata Adam Sarhan, CEO di 50 Park Investment, seperti dikutip CNBC.

Pasar AS kemarin juga tak banyak bergerak lantaran masih menunggu data ketenagakerjaan yang akan diumumkan pemerintah pada hari Jumat waktu setempat.

Selain itu, investor masih mencerna dampak kongres AS yang akhirnya meloloskan rencana revisi jaminan kesehatan Obamacare. Parlemen AS cukup ketat meloloskan rencana revisi ini, dengan suara 217 melawan 213.

Sumber: kompas.com

PT. Equityworld Futures

EWF Medan