Harga produsen China naik untuk bulan kelima secara beruntun, sehingga meningkatkan prospek global reflation dengan eksportir terbesar dunia siap untuk memberikan dukungan lebih.

Indeks harga produsen naik 6,9% pada Januari dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan estimasi rata-rata dari 6,5% dalam survei Bloomberg dan gain sebanyak 5,5% pada Desember. Indeks harga konsumen naik 2,5%, didorong oleh liburan awal Tahun Baru Imlek selama sepekan pada bulan Januari tahun ini, dibandingkan kenaikan 2,4% yang diperkirakan sebelumnya oleh analis.

Harga pabrik China kembali meningkat pasca menglami deflasi selama setahun. Penguatan baru tersebut datang dalam beberapa bulan mendatang seiring perbandingan tahun lalu yang menigkat secara bertahap serta kebijakan Donald Trump yang menambah ketidakpastian mengenai prospek permintaan global.

Data ekonomi China selama dua bulan pertama setiap tahun sering terpengaruh oleh Tahun Baru Imlek, ketika pabrik menghentikan produksi selama berminggu-minggu.(yds)

Sumber: Bloomberg

Equityworld Futures