IHSG Betah di Zona Hijau

Equity World Medan – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona hijau. Pada jeda siang IHSG masih berada di zona hijau.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berada pada level Rp 15.226.

Pada perdagangan pre opening, IHSG dibuka menguat 0,4 poin ke 5.755,021. Indeks LQ45 juga bertambah 0,103 poin (0,01%) ke 904.230.

Membuka perdagangan, Selasa (30/10/2018), IHSG kian menguat. IHSG bertambah 5,899 poin (0,14%) ke 5.761,942. Indeks LQ45 naik 1,414 poin (0,16%) ke 905,620.

Pada perdagangan pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih terus bergerak naik dengan penguatan 10,794 poin (0,19%) ke 5.765,401.

Jeda siang IHSG menguat 28,206 poin (0,49%) ke 5.782,813. Indeks LQ45 naik 8,462 poin ke 912,769.

Sementara itu, indeks utama bursa AS kompak ditutup dalam teritori negatif pada perdagangan awal pekan ini (29/10). Indeks Dow Jones turun 0,99% ke level 24.442,92, S&P melemah 0,66% ke level 2.641,25, dan Nasdaq tertekan 1.63% ke level 7,050.29.

Koreksi dari indeks utama bursa Wall Street salah satunya dikarenakan adanya respon negatif pasar atas laporan bahwa Amerika Serikat (AS) berencana kembali menambahkan tarif senilai US$ 275 miliar pada barang- barang China.

Adapun tarif ini dapat diimplementasikan paling cepat pada Desember ini. Adapun tarif tersebut digunakan sebagai cadangan jika pertemuan keduanya gagal.

Ada sebanyak 144 saham naik, 209 turun dan 105 stagnan. Saham aneka industri naik paling tinggi 1,71% dan mendorong IHSG ke zona hijau.

Sedangkan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:

Indeks Nikkei 225 bertambah 177,209 poin (0,84%) ke 21.321,529
Indeks Hang Seng turun 213,109 poin (0,88%) ke 24.594,930
Indeks Komposit Shanghai turun 11,600 poin (0,46%) ke 2.530,300
Indeks Strait Times turun 15,810 poin (0,53%) ke 2.965,730

Adapun saham-saham yang masuk top gainers antara lain Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) naik Rp 475 ke Rp 12.225, Bank Central Asia naik Rp 425 ke Rp 23.550, saham Pelayaran Tamarin naik RP 340 ke Rp 2.790, saham Pabrik Kertas Tjiwi Kimia naik Rp 300 ke Rp 10.350.

Adapun saham yang masuk top losers antara lain Gudang Garam turun Rp 475 ke Rp 72.725, saham Transcoal Pacific turun Rp 400 ke Rp 5.400, saham Indofarma turun Rp 218 ke Rp 4.300, dan saham Metropolitan Kentjana berkurang Rp 200 ke Rp 20.800 (zlf/dna)

Sumber : detik.com

PT. Equityworld Medan
EWF Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2018
Loker EWF Medan