IHSG Diyakini Masih Tertekan, Simak Saham Pilihan Ini

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis, 12 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5,01% ke 4.895,75. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dihentikan sementara (trading halt) setelah  Harga tersebut ke 4.895,75 terjadi pada pukul 15.33 WIB.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)PT Equityworld Futures Medan-Sentimen resesi ekonomi yang terjadi di beberapa negara menjadi penekan bursa saham domestik pada awal pekan ini, Senin (3/8/2020). Bursa saham domestik menghadapi tekanan jual.

Investor menghadapi ketidakpastian yang masih cukup tinggi yang disebabkan oleh data-data ekonomi yang dikeluarkan tidaklah menggembirakan. Sejumlah negara seperti Singapura, Amerika Serikat dan terbaru Jerman, terperosok ke jurang resesi.

Pada perdagangan kemarin, IHSG sempat terkoreksi cukup dalam 4% ke posisi 4.928,46 namun pada akhirnya kembali ditutup melemah 2,57% ke level 5.017,36. Nilai transaksi kemarin mencapai Rp 10,91 triliun dengan volume 10,13 miliar unit saham. Investor asing mencatatkan aksi jual Rp 1,47 triliun.

Sebelum memulai perdagangan Selasa (4/8/2020) simak rekomendasi saham pilihan sejumlah broker yang dirangkum CNBC Indonesia:

Binaartha Sekuritas – Koreksi Lanjutan IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 2,78% di level 5.006.22 pada 3 Augustus 2020. Berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.975.54 and 4.865.27. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.097.14 hingga 5.172.37.

Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. Di sisi lain, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

Saham pilihan:

ADRO

APLN

BBNI

BNGA

MNC Sekuritas – Rentan Melemah Lagi

IHSG mencapai level terendahnya kemarin di 4.928. Dengan tertembusnya support 5.030, maka MNC memperkirakan IHSG sedang mengawali fase koreksinya untuk membentuk wave 4 pada skenario biru atau membentuk wave A dari wave (B) pada skenario merah.

MNC Sekuritas memperkirakan IHSG rentan untuk melanjutkan koreksinya terlebih dahulu dalam jangka pendek, adapun target koreksi IHSG diperkirakan berada pada range 4.900-5.000. Setelahnya, IHSG berpeluang menguat membentuk wave [b] ke area 5.020-5.070.

Saham pilihan:

BBNI

MAPI

CPIN

PGAS

Erdhika Sekuritas – PMI AS Membaik

Pasar mencermati sentimen dari rilis Indeks Harga Konsumen Juli yang tercatat deflasi 0,1% secara bulanan. Data ini menunjukkan konsumsi masyarakat sedang bermasalah.

Di sisi lain, sentimen lainnya, ada kabar dari Amerika Serikat, di mana Indeks Manajer Pembelian (PMI) sektor manufaktur di AS menurut Institute for Supply Management’s menunjukkan perbaikan di level 54,2 dari proyeksi para ekonom 53,8.

Saham pilihan:

ERAA

PTBA

ICBP

CTRA

Indosurya Bersinar Sekuritas – IHSG Dalam Tekanan

Pola gerak IHSG terlihat sedang berada dalam tekanan, hal ini diakibatkan sentimen negatif dari jelang rilis beberapa data perekonomian yang disinyalir melemah, sedangkan capital outflow yang masih terjadi secara year to date, juga turut memberikan sentimen negatif terhadap pergerakan IHSG. Jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian.

Saham pilihan:

ICBP

INDF

KLBF

BBCA

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan