Equity World Medan – Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) diperkirakan berpeluang untuk menguat pada perdagangan saham Jumat (28/7/2017). IHSG diperkirakan bergerak di rentang 5.800-5.852.

“Saham-saham yang masih dapat menjadi perhatian diantaranya AKRA, ASII, BMTR, CPIN, LPKR, MAPI, RALS, AISA, PWON,” ujar Lanjar Nafi, analis PT Reliance Sekuritas Indonesia melalui keterangannya.

Pergerakan IHSG dipengaruhi oleh pergerakan bursa Eropa dan regional. Lanjar melihat indeks saham Eropa terkonsolidasi setelah sebelumnya optimistis di tengah gelombang laporan keuangan semester I tahun ini.

Sentimen selanjutnya, di akhir pekan investor akan menanti data Tingkat kepercayaan konsumen, kepercayaan industri dan indeks sentimen ekonomi di Eropa.

GDP AS juga akan menjadi sorotan pelaku pasar dengan ekspektasi 2,6 persen dari 1,4 persen hingga tingkat kemampuan konsumen di AS.

Di Asia, indeks saham di Asia ditutup mayoritas menguat dimana Indeks HangSeng ditutup menguat 0,71 persen dan indeks Topix jepang naik 0,37 persen.

Kinerja perusahaan yang merilis laporan keuangan cukup baik mampu mendorong ekuitas di Asia. Optimisme Bank of Japan (BoJ) pada pertumbuhan inflasi jepang menjadi faktor lain pendorong penguatan.

IHSG

Pada Kamis lalu, IHSG ditutup menguat 19,54 poin sebesar 0,34 persen dilevel 5.819,74 dengan indeks sektor keuangan memimpin penguatan disusul sektor pertambangan.

Sedangkan sektor pertanian menjadi penekan IHSG dengan melemah 0,77 persen. Proyeksi inflasi rendah dibawah 4 persen tahun ini menjadi dorongan optimis investor.

Aksi jual investor asing pun mulai menipis dimana pada papan reguler terjadi net buy Rp 55,68 miliar dan papan negosiasi terjadi net sell Rp 85,03 miliar sehingga aktivitas investor asing keseluruhan net sell sebesar Rp 29,35 miliar.

Sumber: Kompas.com

PT. Equityworld Futures
EWF Medan