Equityworld_MedanEkuitas indeks berjangka Eropa turun di tengah pertumbuhan data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan sebelumnya seperti Perancis dan Jerman. Saham Asia naik terkait spekulasi bahwa pembuat otoritas di AS dan China tidak akan memangkat stimulus, sementara won Korea Selatan naik dan minyak turun.

Kontrak pada indeks Euro Stoxx 50 turun sebesar 0,4 persen pukul 07:17 pagi sementara Indeks berjangka Standard & Poor 500 stagnan terhadap obligasi. Indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0,3 persen di Tokyo terkait indeks Topix Jepang naik sebesar 0,6 persen pada penurunan mata uang yen. Won naik 0,8 persen terkait Bank of Korea (BOK) berupaya untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, sementara index yang melacak mata uang emerging Asia terhadap dollar meningkat. Nikel naik sebesar 0,8 persen dan minyak mentah turun sebesar 0,5 persen.

Ekonomi Jerman turun untuk pertama kalinya sejak 2012 lalu pada kuartal kedua, sementara produk domestik bruto Perancis tiba-tiba gagal untuk tumbuh. Data hari ini menunjukkan Ekspansi di Zona Euro juga mungkin akan melambat , terkait konvoi pasukan Rusia yang membawa bantuan ke arah perbatasan Ukraina. Penjualan ritel stagnan di AS, mengurangi kekhawatiran bahwa The Fed akan menaikkan tingkat suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan. Korea Selatan mengurangi tingkat suku bunganya sebesar 25 basis poin, pemangkasan pertamanya lebih dari satu tahun, sebelumnya India mempublikasikan indikator utama inflasi. (vck)

Sumber: Bloomberg