Equityworld_MedanIndustri jasa China mengalami stagnasi pada bulan Juli lalu seiring indeks pribadi jatuh ke rekor terendahnya, menunjukkan langkah-langkah stimulus pemerintah gagal untuk mendapatkan traksi di luar sektor manufaktur.

Indeks Layanan pembelian menejer (PMI) turun menjadi 50,0, garis pemisah antara ekspansi dan kontraksi, dari bulan Juni di angka 53,1, HSBC Holdings Plc dan Markit Economics mengatakan hari ini. Sebuah indeks resmi serupa yang dirilis 3 Agustus lalu turun ke posisi terendahnya dalam enam bulan terakhir 54,2.

Saham Asia memperpanjang kerugian seiring pembacaan awal indeks HSBC-Markit terendah sejak dimulai pada tahun 2005 lalu mengisyaratkan bahwa penurunan harga rumah dan konstruksi baru menyeret pada sektor layanan yang menyumbang hampir setengah dari produk domestik bruto (PDB) China. Kepala Misi Dana Moneter Internasional China memperingatkan pekan lalu sekotr real estate adalah risiko jangka pendek terbesar bagi perekonomian.

Indeks saham MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,4 persen pukul 11:51 siang di Tokyo, sedangkan indeks Shanghai composite turun sebesar 0,2 persen. Dolar Australia juga memperpanjang kerugiannya.

Rilis laporan layanan hari ini kontras dengan indeks manufaktur PMI HSBC-Markit, yang naik pada bulan Juli ke posisi tertingginya dalam 18-bulan terakhir ke angka 51,7. PMI manufaktur pemerintah juga meningkat menjadi 51,7, menandakan ekspansi tercepat dalam lebih dari dua tahun terakhir. (izr)

Sumber: Bloomberg