Equityworld_MedanEquityword Futures Medan : Indeks saham berjangka China naik untuk hari kedua setelah pemerintah mengatakan link exchange atau integrasi bursa Shanghai-Hong Kong akan memulai debutnya dalam minggu depan.

Kontrak pada Indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan November naik 0,6% menjadi 2,571.40 pada pukul 09:17 pagi. Indeks Shanghai Composite melonjak 2,3% menjadi 2,473.67 kemarin, level tertinggi sejak 15 November 2011. Indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,7%. Hang Seng China AH Premium Index naik 1,6% menjadi 100,8, menandakan kedua saham daratan yang terdaftar diperdagangkan pada premium untuk rekan-rekan mereka di Hong Kong.

Investor asing akan mendapatkan akses ke lebih dari 180 perusahaan yang berkaitan dengan konsumen di Shanghai ketika integrasi tersebut dimulai pada 17 November mendatang, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menambah eksposur ke bagian ekonomi China yang menurut perkiraan Morgan Stanley telah tumbuh menjadi 47% untuk produk domestik bruto dari 43% pada tahun 2008. Sementara analis yang terlalu optimis tentang saham konsumen tahun lalu, Eastspring Investments mengatakan saham yang siap untuk rally sekarang setelah 1,3 miliar warga China meningkatkan pengeluaran.

Lebih dari separuh 17 saham Shanghai yang memenuhi syarat untuk program dengan penilaian buy rating dalam industri konsumen, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Qingdao Haier Co. dan Tasly Pharmaceutical Group Co. diproyeksikan akan naik lebih dari 28% dalam 12 bulan ke depan. Yang dibandingkan dengan perkiraan untuk penurunan minimal 20% pada Aluminum Corp. of China Ltd dan Zijin Mining Group Co.

Indeks Hang Seng menguat 0,8 kemarin. Indeks CSI 300 menambahkan 2,5%. Shanghai Composite senilai 9,1 kali 12 bulan pendapatan yang diproyeksikan, versus 6,8 untuk indeks H-share, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Awal kelancaran dari integrasi dapat meningkatkan peluang saham A yang termasuk dalam MSCI Emerging Markets Index, yang dapat terjadi pada awal bulan Mei 2016, ahli strategi Citic Securities Co. termasuk Qin Peijing menulis dalam sebuah catatan kemarin.

Berdasarkan pengalaman Taiwan pada tahun 1996, yang dimasukkan dalam indeks MSCI yang membantu perekonomian keluar dari resesi dan menghantarkan indeks acuan melonjak sekitar 100%, kata Citic Securities.(frk)

Sumber : Bloomberg