Jangan Kaget! Harga Emas Antam 19 Juni 2020 Ambles Rp 5.000

Ilustrasi emas (CNBC Indonesia/Tri Susilo)PT Equityworld Futures Medan-Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini, Jumat (19/6/2020), turun 0,59% atau sebesar Rp 5.000 menjadi Rp 837.120/gram dari perdagangan Rabu kemarin di level Rp 842.120/gram.

Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram turun 0,59% berada di Rp 83,712 juta dari harga kemarin Rp 84,212 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga turun Rp 6.000 dan ditetapkan pada Rp 784.000/gram, dari posisi kemarin Rp 790.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Berikut adalah harga logam mulia antam untuk berbagai acuan :

Gram     per Batangan (Rp)         per Gram (Rp)
1000     835.600.000 (-5.000.000)     835.600 (-5.000)
500     417.820.000 (-2.500.000)     835.640 (-5.000)
250     209.015.000 (-1.250.000)     836.060 (-5.000)
100     83.712.000 (-500.000)         837.120 (-5.000)
50     41.895.000 (-250.000)         837.900 (-5.000)
25     20.987.000 (-125.000)         839.480 (-5.000)
10     8.445.000 (-50.000)         844.500 (-5.000)
5     4.255.000 (-25.000)         851.000 (-5.000)
3     2.570.001 (-15.000)         856.667 (-5.000)
2     1.730.000 (-10.000)         865.000 (-5.000)
1     895.000 (-5.000)         895.000 (-5.000)
0.5     477.500 (-2.500)         955.000 (-5.000)

Sumber : hargaemas.org

Baca: 7 Hari Harga Emas Ngos-ngosan, Apakah Tanda Jenuh Naik?

Faktor yang mendorong pergerakan harga emas Antam antara lain permintaan, sentimen global dan domestik serta harga emas dunia. Dalam 7 hari terakhir harga emas dunia cenderung stabil di tengah berbagai gempuran kabar baik dan buruk secara bersamaan.

Kabar buruk datang menyusul terjadinya lonjakan kasus infeksi virus corona di AS dan China dalam beberapa hari terakhir. Di Beijing, lebih dari 100 kasus baru dilaporkan hingga 16 Juni lalu. Pemerintah memutuskan untuk menutup sekolah serta membatalkan jadwal penerbangan di bandara internasional Beijing.

Kabar baiknya adalah banjir stimulus oleh pemerintah dan bank sentral masih akan dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian. Bank sentral AS the Fed mengatakan akan melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan perekonomian Negeri Adidaya.

Kabar paling baru menyebutkan the Fed akan mulai membeli obligasi korporasi. The Fed kini tak hanya fokus pada Wall Street saja. Namun the Fed sudah turun ke jalan dan mengulurkan tangannya ke sektor riil.

Sebelumnya saat mengumumkan hasil rapat pengambil kebijakan the Fed (FOMC) ketua Jerome Powell mengatakan bank sentral akan menahan suku bunga acuan mendekati nol persen untuk waktu yang agak lama setidaknya hingga 2022.

Suku bunga yang rendah serta program pelonggaran kuantitatif yang ditempuh oleh bank sentral global berpotensi menyebabkan terjadinya tingkat inflasi yang tinggi di masa mendatang. Emas sebagai aset lindung nilai pun menjadi semakin menarik, sehingga prospek jangka panjangnya pun masih cerah.

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan