Equityworld Futures Medan : Bursa Saham Jepang dibuka jatuh untuk pertama kalinya dalam empat hari, memangkas gain mingguan, setelah data ekonomi AS yang lemah mendorong penguatan yen terhadap dolar. Saham perusahaan maskapai penerbangan memimpin penurunan.

Indeks Topix tergelincir 0,1% ke level 1,623.09 pada pukul 09:02 pagi di Tokyo. Indeks tersebut berada di jalur untuk kenaikan 2,2% dalam minggu ini. Indeks Nikkei 225 Stock Average kehilangan 0,3% ke level 20,123.59. Yen diperdagangkan di level 119,58 per dolar setelah kemarin menguat 0,3% karena meningkatnya klaim pengangguran AS dan data perumahan yang lemah meragukan prospek ekonomi negara tersebut. Laporan manufaktur dari AS hingga Jepang juga lebih lemah dari yang diharapkan.

Indeks Markit Economics awal untuk manufaktur AS turun ke level terendah tiga bulan di angka 54,2, berada di bawah estimasi ekonom untuk pembacaan di angka 55,7. Indeks serupa di Eropa dan Jepang juga turun dan berada di bawah perkiraan ekonom.

PMI awal China dari HSBC Holdings Plc dan Markit juga merosot ke level terendah dalam setahun, jatuh ke angka 49,2 dan meleset dari perkiraan di angka 49,6.

E-mini futures pada indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah setelah indeks yang mendasari naik 0,2% pada hari Rabu di New York.

Data menunjukkan pembelian rumah baru AS merosot lebih dari perkiraan pada bulan Maret dari tujuh tahun tertinggi, tanda-tanda kemajuan di sektor industri mungkin terputus-putus. Aplikasi untuk tunjangan pengangguran bertahan di bawah 300.000 untuk minggu ketujuh, menunjuk rebound dalam payroll setelah perekrutan tenaga kerja menurun pada bulan lalu.(frk)

Sumber: Bloomberg