Kejutan! Harga Emas Antam Naik Saat Emas Dunia Terpuruk

Harga Emas Dunia Melonjak, Kini Kembali Berkilau : Okezone Economy

PT Equityworld Futures Medan-Senin kemarin (9/8), harga emas dunia yang jeblok nyaris 4,5% dalam tempo kurang dari 15 menit membuat pelaku pasar terkejut. Meski emas perlahan memangkas pelemahan, tetapi masih menyisakan pelemahan 1,9% di US$ 1.729,45/US$ kemarin.
Hari ini, Selasa (10/8) kejutan datang lagi, tetapi dalam arti positif. Harga emas Antam mengalami kenaikan, bahkan cukup tinggi.

Harga emas dunia biasanya mempengaruhi harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, ini sehari setelahnya. Artinya pergerakan kemarin akan berdampak pada hari ini. Tetapi, nyatanya hari ini emas Antam malah menguat, tidak mengikuti keterpurukan emas dunia. Hal tersebut tentunnya menjadi kejutan.

Memang selain emas dunia, harga emas Antam juga dipengaruhi faktor lain seperti nilai tukar rupiah serta supply-demand. Faktor yang disebutkan terakhir bisa membuat arah emas Antam berlawanan dengan emas dunia.

Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, harga emas batangan naik Rp 4.000/gram. Emas dengan berat 1 gram dijual Rp 925.000/batang, atau secara persentase naik 0,43%.

PT Antam menjual emas batangan mulai satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram. Tetapi harga jualnya belum termasuk pajak 0,9% bagi pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45% dengan NPWP.

Meski mampu menguat, tetapi di pekan ini emas Antam berisiko masih mengalami tekanan. Sebab, emas dunia diprediksi terpuruk.

Survei mingguan yang dilakukan Kitco pekan lalu menunjukkan dari 15 analis di Wall Street yang disurvei tidak ada satu pun yang memberikan proyeksi bullish (tren naik) di pekan ini, sebanyak 13 orang memberikan proyeksi bearish (tren turun) dan sisanya netral.

Tekanan bagi emas datang setelah rilis data tenaga kerja Amerika Serikat yang lebih bagus dari prediksi.

Rilis tersebut semakin menguatkan spekulasi jika bank sentral AS (The Fed) akan melakukan tapering atau pengurangan nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE) di tahun ini.

“Laporan data tenaga kerja AS yang kuat membuka jalan bagi The Fed untuk melakukan tapering,” tulis analis dari Mizuho Bank, Ken Cheung dalam risetnya.

Cheung mengatakan pelaku pasar kini memperkirakan The Fed akan mengumumkan tapering pada akhir Agustus nanti, saat pertemuan Jackson Hole.

Tapering merupakan musuh utama emas. Pernah terjadi pada 2013 lalu, harga emas dunia akhirnya terus merosot hingga tahun 2015, dengan total sekitar 45%

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan