Macam-Macam GPS, dari Penunjuk Jalan Sampai Cari Mobil Hilang

Equity World Medan – Saat ini perangkat global positioning system (GPS) tengah hangat menjadi pembicaraan setelah adanya pernyataan kontroversial soal larangan penggunaan perangkat tersebut saat berkendara. Belakangan pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengkonfirmasi bahwa larangan hanya berlaku bila membuat pengendara mengemudi dengan satu tangan saat mengoperasikan GPS.

Ada yang tahu nggak sih ternyata perangkat GPS itu ada bermacam-macam?

Direktur GPS Superspring Arianto Furiady menjelaskan ada dua jenis GPS yang saat ini masih tersedia. Yaitu jenis GPS navigasi dan tracker.

GPS navigasi berfungsi sebagai penunjuk jalan, sistem ini juga memiliki penunjuk suara berupa arah mana yang akan dituju seperti di google map. Terdapat pula beberapa fasilitas seperti game, radio, pemutar musik serta terkoneksi kamera belakang (mundur).

Perangkat ini tidak memiliki biaya bulanan. Semua kebutuhan hanya perlu tersambung listrik dari kabel yang tersambung ke mobil, berbeda dengan smartphone yang harus membayar biaya bulanan untuk kuota dan harus hidup dengan ketergantungan baterai.

“Kelebihannya itu ya bisa fokus saat berkendara nggak ada gangguan dari yang telepon dan lain-lain,” ujar dia kepada detikFinance di Kantornya Manggadua Square, Rabu (7/3/2018).

Meski memiliki banyak kelebihan, GPS navigasi juga memiliki beberapa kekurangan, seperti tidak adanya ciri pemilihan rute ketika jalur sedang macet dan padat atau ketika jalan sedang dibangun. Data jalur baru diperbaharui dengan durasi 2 bulan sekali. Karena jenis ini hanya tersedia dalam 1 unit, layar GPS berukuran 5 inci ini dijual dengan harga Rp 770 ribu.

Sementara itu ada pula GPS tracker yang memiliki berbagai fungsi dan kelebihan berupa penambahan fasilitas keamanan. GPS tracker memiliki tingkat akurasi yang tinggi dengan didukung sinyal GSM dan GPS yang stabil sehingga data perjalanan bisa terlihat secara rinci.

Ari menjelaskan, GPS tracker bisa dipasang di kendaraan roda empat, sepeda motor, truk, bus sampai container. GPS tracker juga bisa dipasang di alat berat seperti eskafator, forklift, kapal laut sampai speed boat.

“Keunggulannya yaitu bisa menghindari pencurian kendaraan, menghindari penyimpangan rute, menghindari resiko penyalahgunaan kendaraan, meningkatkan efisiensi perusahaan, menghindari pengiriman yang terlambat. Ada fasilitas satu set kabel Relay untuk mematikan mesin kendaraan dan tombol SOS ketika kita tidak bisa meminta bantuan seseorang dan tidak memegang handpone di sana juga ada tombol SOS yang kemudian akan ada otimatis misscall ke nomor yang kita daftarkan di GPS. Ada MIC untuk mendengarkan pembicaraan di dalam kabin,” jelasnya

Ari juga menjelaskan, GPS tracker memiliki fitur untuk memantau kendaraan secara real time di web RajaTracker.com. Fitur laporan digambarkan detil, laporan parkir, laporan kecepatan kendaraan, laporan jarak tempuh sampai laporan jam kerja. Mengenai harganya untuk jenis ini ada yang dijual dengan harga sekitar Rp 1,2 yang dipasang di motor namun tanpa fasilitas microphone.

Ada pula GPS track yang dijual dengan harga sekitar Rp 1,3 yang GPS, tracknya masih jaringan 3G untuk dipasang di mobil serta ada yang dijual dengan harga sekitar Rp 1.800 ribu.

“Kalau yang microphone itu kita hanya bisa mendengarkan secara real time apa yang sedang terjadi di dalam kabin melalui telepon. Kan sebelum dipasang si GPS track didaftarkan dulu nomor telepon. Dari nomor GPS orang lain bisa langsung ke nomor GPS yang terdaftar dan bisa langsung terhubung. si penelepon bisa mendengarkan apapun suara yang ada di dalam kabin melalui GPS yang sudah terdaftar nomornya,” paparnya.

Sumber: Detik.com

PT Equityworld Futures
EWF Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2018