Minyak Menguat di Awal Asia Jelang Data Perdagangan China

Equity world. Harga minyak mentah naik lebih tinggi di sesi perdagangan Asia pada hari Senin dengan data perdagangan dari China, importir terbesar kedua di dunia, diperkirakan akan mengatur pergerakan pasar regional.
Di Bursa Perdagangan New York, minyak mentah untuk pengiriman September naik 0,38% ke $41,69 per barel.

Laporan mingguan data persediaan AS pada hari Selasa dan Rabu akan diawasi untuk memantau sinyal permintaan dan penawaran baru serta laporan bulanan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Badan Energi Internasional untuk mengukur permintaan dan penawaran tingkat global.

Pekan lalu, minyak mentah berjangka mengakhiri sesi Jumat sedikit lebih rendah, karena dolar AS yang melonjak setelah rilis data tenaga kerja AS optimis dan laporan yang menunjukkan jumlah pengeboran minyak AS naik dalam minggu keenam.

Tapi harga emas masih mengakhiri pekan dengan kenaikan moderat akibat aksi teknikal short-covering dan bargain-hunting kembali mendukung pasar.

Harga minyak awalnya melonjak tinggi setelah data menunjukkan upah pekerjaan non-pertanian AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan Juli, meningkatkan optimisme atas kesehatan ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Tapi harga mulai bergerak lebih rendah lagi dalam laporan pekerjaan AS yang optimis mengangkat Dolar AS ke level tertinggi satu minggu terhadap sebagian besar mata uang utama lain. Harga minyak biasanya melemah ketika mata uang AS menguat dengan komoditas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Minyak mentah tetap melemah setelah penyedia jasa ladang minyak Baker Hughes mengatakan Jumat malam bahwa jumlah pengeboran sumur minyak di AS pekan lalu meningkat tujuh menjadi 381, kenaikan mingguan keenam berturut-turut dan peningkatan kesembilan kalinya dalam 10 minggu.

Di tempat lain, di Bursa Berjangka ICE London, minyak Brent untuk pengiriman Oktober turun 2 sen, atau 0,05%, pada hari Jumat untuk menetap di $44,27 per barel pada penutupan perdagangan.

Sumber: investing.com

EQUITY WORLD FUTURES

 

One thought on “Minyak Menguat di Awal Asia Jelang Data Perdagangan China

Comments are closed.