Equityworld_MedanMinyak mentah Brent turun di tengah spekulasi bahwa ancaman terhadap berkurangnya pasokan minyak Timur Tengah.Sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) turun di New York.

Kontrak berjangka turun sebanyak 0,7% di London, memperpanjang penurunan sebesar 1,4% pekan lalu. Sementara pasukan kurdi menguasai sebagian besar bendungan terbesar Irak karena Amerika Serikat menempatkan kekuatan udaranya dalam kampanye membantu membalikkan beberapa kemajuan yang dibuat oleh militan Negara Islam d wilayah utara. Produksi di Libya, juga anggota OPEC, meningkat menjadi 540.000 barel per hari karena pelabuhan Es Sider bersiap untuk mengirim minyak mentah, menurut milik negara National Oil Corp.

Brent untuk pengiriman Oktober turun sebanyak 72 sen ke leveel $ 102,81 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London dan berada di level $ 102,86 pada 11:16 pagi waktu Sydney. Kontrak naik sebesar $ 1,46 dari $ 103,53 per barel pada 15 Agustus Volume semuakontrak  berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 9% di bawah rata-rata 100 hari. Harga turun 7,2% tahun ini.

WTI untuk pengiriman September turun sebanyak 54 sen, atau 0,6%, ke level $ 96,81 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Acuan minyak mentah AS dengan diskon $ 7,96 sampai Brent untuk bulan yang sama. Spread ditutup pada level $ 8,21 pada 15 Agustus, yang terluas sejak 24 Juni lalu.(yds)

Sumber: Bloomberg