Equityworld_MedanSaham China turun, saham keuangan dan energi memimpin, di tengah spekulasi mengalahkan reli dunia- adalah relatif berlebihan untuk prospek laba. Indeks ekuitas China di Hong Kong mengalami penurunan terbesar dalam dua hari terakhir sejak April lalu.

Saham Yanzhou Coal Mining Co berayun terhadap  perusahaan-perusahaan energi di Hong Kong dan Shanghai, bergeser setidaknya sebesar 1,4 persen. New China Life Insurance Co menarik turun saham keuangan dengan kerugian minimal sebesar 1,9 persen. Saham Wintime Energy Co, penambang batubara, turun sebesar 2,8 persen pasca naik sebesar 94 persen sejak 22 Juli lalu. China Unicom (Hong Kong) Ltd turun sebesar 4,8 persen di tengah spekulasi perusahaan operator seluler itu akan kehilangan perkiraan pendapatan.

Indeks Hang Seng China Enterprises, juga dikenal sebagai indeks H-share, turun sebesar 0,8 persen ke level 10,919.24 pada istirahat sesi pagi. Acuan, yang memasuki fase bullish pekan lalu, telah turun sebesar 1,5 persen dalam dua hari terakhir. Indeks Shanghai Composite turun sebesar 0,5 persen ke level 2,209.79. Indeks mengalami rebound sebesar 11 persen dari level terendahnya pada tahun ini, indeks mungkin akan mengakhiri reli dalam beberapa hari terakhir dan turun sekitar 10 persen, menurut Tom DeMark, pengembang indicator dari  market-timing.

Indeks Hang Seng Hong Kong dan Indeks CSI 300 turun sebesar  0,6 persen. Indeks H-shares ditransaksikan sebesar 7,2 kali estimasi laba untuk 12 bulan ke depan, dibandingkan dengan 10,8 untuk Indeks Hang Seng. Volume perdagangan di indeks Shanghai sebesar 31 persen di atas level RSI 30-hari untuk hari ini, menurut data yang dihimpun oleh Bloomberg. (vck)

Sumber: Bloomberg