Equity World Medan – Polda Metro Jaya telah menetapkan dua petinggi PT Asuransi Allianz Life Indonesia menjadi tersangka yakni Direktur Utama Joaching Wessling dan Manager Claim Yuliana Firmansyah.

Penetapan tersebut, atas laporan nasabah yang merasa dipersulit Allianz Indonesia untuk mencairkan klaim asuransi.

Menanggapi hal tersebut, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) sebagai pengawas dan regulator jasa keuangan menyatakan akan menghormati proses hukum yang sedang ditangani oleh kepolisian.

“OJK menghormati proses hukum berjalan sehingga kedua belah pihak bisa mengikuti proses hukum dan tidak sampai juga mengganggu proses yang lazim seperti itu,” ujar Kepala Departemen Sekretariat Dewan Komisioner, Hubungan Masyarakat dan Internasional, Anto Prabowo kepada Kompas.com, Rabu (27/9/2017).

OJK tidak akan mendampingi Asuransi Allianz Life Indonesia dalam proses hukum pidana tersebut. Sebab, Allianz pastinya menunjuk pihak-pihak yang akan menyelesaikan kasus tersebut.

“Kalau (kasus) pidana itu (kewenangan) polisi, itu (OJK) tidak campur tangan, paling saksi ahli, dalam kasus keuangan itu biasa menjadi saksi ahli,” jelas dia.

Sebelumnya juga, Head of Corporate Communication Allianz Indonesia, Adrian DW menyatakan, perusahaan menghormati para nasabah untuk pengajuan klaim.

Dalam hal ini, jelas dia, perusahaan selalu mengacu kepada peraturan yang ada untuk menanggapi pengajuaan klaim dari nasabah.

“Kami selalu bertindak sesuai dengan ketentuan di dalam polis dan seturut hukum dan peraturan yang berlaku. Seluruh permohonan dan keberatan dari nasabah juga diperlakukan sesuai dengan hal tersebut,” tutur dia.

Sumber: Kompas.com

PT Equityworld Futures
EWF Medan