Equityworld_MedanEquityworld Futures Medan : Operasional nelayan terganggu akibat kelangkaan BBM subsidi. Padahal, sektor perikanan merupakan bisnis yang pasokan BBM-nya harus selalu tersedia.

“Nah kalau kelangkaan BBM ini dia musti menunggu lima hari, menunggu seminggu, ini menyebabkan operasional daripada nelayan ini terganggu,” kata Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Syarief Widjaja di Kantornya, Jakarta, Jumat (31/10/2014).

Syarief menambahkan, penyuplaian BBM subsidi bagi nelayan memang harus dipastikan berjalan baik. Sebab, nelayan pun dalam menjalankan kinerjanya berdasarkan grafik cuaca yang terjadi.

“Kalau ini sudah masuk bulan des, maka cuaca musim angin barat itu Mereka tidak bisa melaut lagi,” tambahnya.

Menurut Syarief, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti telah melakukan teleconference dengan berbagai pihak terkait yang berada di seluruh Indonesia. Di mana, teleconference itu berfokus kepada kepastian suplai BBM untuk para nelayan di Indonesia.

Bahkan, sambung Syarief, nelayan siap jika penyupaian BBM subsidi harus dibenahi kembali dan ada kompensasi secara langsung untuk menggantikan pengalokasian BBM subsidi itu sendiri.

“Apakah itu permodalan, bantuan untuk Logistik, dan ini memang yang akan kita rumuskan, program apa saja yang kita siapkan untuk kompensasi apabila bbm ini direview kembali. Saya tidak mengatakan berapa nilainya. Tapi direview kembali kan,” tutupnya.

 

(rzy)