Pengeluaran Rumah Tangga dan Pengangguran Jepang Jatuh bulan Juli

Equityworld Futures Medan – Pengeluaran rumah tangga Jepang turun untuk bulan kelima berturut-turut dan penjualan ritel juga mengalami penurunan, menekankan pelemahan pada permintaan domestik. Sementara itu, tingkat pengangguran Jepang berada di posisi terendah sejak 1995.

Pengeluaran rumah tangga turun 0,5 persen pada Juli dari tahun sebelumnya, kata biro statistik, Selasa (perkiraan sebelumnya dari analis yakni penurunan 1.5 persen).

Penjualan ritel turun 0,2 persen dari tahun sebelumnya dengan perkiraan penurunan sebesar 0,9 persen, menurut laporan Departemen Perdagangan. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, penjualan ritek naik 1,4 persen dengan perkiraan analis sebesar 0,8 persen.

Tingkat pengangguran berada di level 3 persen pada bulan Juli dengan perkiraan 3,1 persen. Jumlah perempuan yang dipekerjakan sebesar 28.300.000 dengan tingkat partisipasi tenaga kerja perempuan sebesar 66,3 persen naik ke rekor tinggi pada bulan Juli, menurut biro statistik.

Ekonomi Jepang sedang berjuang untuk mendapatkan momentum, terlihat dari ekspansi yang lebih lambat dalam produk domestik bruto dari perkiraan ekonom pada kuartal kedua. Bahkan meskipun pasar kerja tetap kencang, kenaikan yen sejak awal 2016 menyakiti ekspor, membuat bisnis menjadi berat untuk berkembang. Sementara itu, konsumen khawatir tentang pengeluaran dikarenakan upah hampir tidak meningkat. Hal ini memberikan tekanan pada Bank of Japan untuk mempertimbangkan stimulus moneter lebih lanjut di pertemuan pada 20-21 September. (sdm)

Sumber: Bloomberg