Prancis akui potensi serangan teror selama Piala Eropa

Equityworld Futures Medan-Presiden Prancis, Francois Hollande, mengakui potensi serangan teror selama penyelenggaraan putaran final Piala Eropa 2016, yang resmi dimulai hari Jumat pekan ini.

“Kita memang sudah siaga, tapi tetap saja kita harus waspada selama penyelenggaraan turnamen. Kita telah mengambil langkah-langkah agar acara ini berjalan sukses,” kata Presiden Hollande.

Meski demikian ia menegaskan bahwa negaranya tidak mestinya terintimidasi oleh kemungkinan adanya serangan teror tersebut.

“Jangan sampai kita terpengaruh … tapi sebagai presiden saya harus menyampaikan bahwa ancaman itu ada,” katanya.

Dalam wawancara dengan satu stasiun radio, Presiden Hollande mengatakan 90.000 personel keamanan dikerahkan di 10 kota di Prancis untuk memastikan pertandingan turnamen sepak bola berlangsung aman.

Prancis memberlakukan keadaan siaga tertinggi menyusul serangan di Paris November tahun lalu.

Presiden Hollande mengeluarkan pernyataan ini setelah kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) menyerukan kepada para pengikut untuk “meningkatkan aktivitas” selama bulan Ramadan.

Piala Eropa 2016 berlangsung selama satu bulan dan resmi diawali pada 10 Juni.

Sumber : BBC